Boy Pablo bukan sekadar nama band, melainkan proyek musik indie pop yang digawangi musisi muda Nicolas Pablo Rivera Muñoz. Ia lahir di Bergen, Norwegia, pada 29 November 1998, dari orang tua asal Chili. Dalam karyanya, Nicolas dikenal memadukan estetika musik bernuansa retro dengan sentuhan modern yang terasa segar.
Kariernya melejit pada 2017 secara tak terduga. Video musik lagu “Everytime” menjadi viral di YouTube setelah direkomendasikan algoritma platform tersebut kepada jutaan pengguna di berbagai negara. Video berbiaya rendah itu menampilkan Nicolas bersama teman-temannya bermain musik di tepi pantai dengan gaya santai dan apa adanya, namun justru meninggalkan kesan kuat.
Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana musisi independen dapat menjangkau audiens global tanpa dukungan label besar, selama memiliki karya yang autentik dan dekat dengan pengalaman pendengarnya. Sejak kemunculannya, Boy Pablo disebut telah meraih sejumlah pencapaian yang mengukuhkan posisinya di skena musik internasional.
Secara musikal, Boy Pablo kerap dikategorikan dalam jangle pop atau dream pop. Nicolas disebut banyak dipengaruhi oleh The Beatles, Mac DeMarco, dan Mild High Club. Ia juga dikenal melalui lagu-lagu bertema kegelisahan remaja, cinta yang tak berbalas, hingga rasa kesepian, yang dibalut irama catchy dan nuansa nostalgia, sehingga lekat dengan pendengar generasi Z.