GARUT — Bupati Garut, Jawa Barat, Abdusy Syakur Amin mendorong Ramadan Fashion Festival (Ramffest) 2026 agar dapat menjadi agenda rutin tahunan. Hal itu disampaikan usai ia melakukan monitoring kegiatan yang digelar di Lantai 2 Garut Plaza, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota.
Syakur menilai Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan berbagi kebahagiaan. Menurutnya, kegiatan selama Ramadan bisa diisi dengan aktivitas yang bermanfaat sekaligus memberi ruang berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Syakur menyoroti pemilihan lokasi acara di Garut Plaza. Ia menyebut pusat perbelanjaan itu memiliki nilai historis yang kuat dan dikenal sebagai tempat yang “legend” bagi warga Garut. Namun, ia juga mengakui adanya tantangan besar karena persaingan dengan mal-mal modern yang bermunculan.
“Perlu saya sampaikan, Garut Plaza adalah legend dan harus dipertahankan,” kata Syakur.
Ia turut mengapresiasi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut yang dinilai berinisiatif meramaikan kembali Garut Plaza melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan.
Melihat antusiasme peserta serta kualitas talenta lokal yang tampil dalam peragaan busana, Syakur mengaku optimistis terhadap perkembangan ekonomi kreatif di daerah. Ia juga menilai para model yang tampil menunjukkan potensi yang baik.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan komitmennya untuk memperbanyak rangkaian acara serupa. Tujuannya, menarik massa sehingga terjadi perputaran ekonomi yang lebih signifikan, sekaligus menjadi panggung bagi masyarakat untuk menampilkan keterampilan.
Syakur berharap kolaborasi antara pemerintah dan pengelola tempat, termasuk pihak panitia, dapat berjalan konsisten dan berlanjut setiap tahun.

