BERITA TERKINI
Bupati Lanny Jaya Tekankan Empat Agenda Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Bupati Lanny Jaya Tekankan Empat Agenda Strategis untuk Perkuat Tata Kelola Pendidikan

Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, S.Pd memimpin rapat bersama jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah SMA/SMK dan SMP, serta pengawas pendidikan dari seluruh wilayah Kabupaten Lanny Jaya. Pertemuan yang digelar di Aula Kantor Bupati itu difokuskan untuk memperkuat tata kelola pendidikan daerah melalui sejumlah penekanan kebijakan.

Dalam arahannya, Aletinus menegaskan empat agenda utama yang diminta menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Agenda tersebut mencakup penguatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), validasi data Ujian Akhir Sekolah (UAS), transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta peningkatan kualitas ujian dan pengawasan sekolah.

Pada agenda pertama, Aletinus menekankan pentingnya penguasaan Dapodik oleh kepala sekolah. Menurutnya, akurasi data menjadi dasar bagi berjalannya sistem pendidikan, mulai dari pemetaan sarana prasarana hingga ketersediaan tenaga pendidik. Ia juga meminta agar pengelolaan data sekolah dilakukan oleh operator dari sekolah masing-masing.

“Sekolah yang kuat adalah sekolah yang datanya benar. Jangan biarkan orang luar mengatur data sekolah. Operator harus dari sekolah itu sendiri, karena dari data itulah masa depan anak-anak kita ditentukan,” kata Aletinus. Ia menambahkan, ketertiban administrasi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab dalam membangun generasi.

Agenda kedua menyoroti validasi data siswa menjelang pelaksanaan UAS. Bupati meminta sekolah memastikan tidak ada siswa yang kehilangan hak mengikuti ujian akibat kesalahan administrasi. Jika ditemukan kendala data, sekolah diminta segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Tidak boleh ada anak kita yang kehilangan haknya hanya karena data salah. Setiap anak Lanny Jaya berhak ikut ujian, berhak mendapat ilmu, dan berhak bermimpi besar,” ujarnya.

Selanjutnya, pada agenda ketiga, Aletinus menegaskan pengelolaan dana BOS harus dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan. Ia meminta penggunaan dana BOS mengikuti aplikasi ARKAS dan dilaporkan melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Bupati juga menekankan pentingnya keterbukaan agar guru dan masyarakat dapat mengetahui arah penggunaan dana.

“Dana BOS bukan milik pribadi, itu milik anak-anak kita. Gunakan dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab. Dari dana itu, kita membangun masa depan generasi Lanny Jaya,” katanya.

Pada agenda keempat, Bupati meminta kepala sekolah memastikan seluruh persiapan ujian berjalan optimal untuk menjaga mutu pendidikan. Ia juga menekankan peran aktif pengawas sekolah yang baru dilantik agar rutin turun langsung ke sekolah. Menurutnya, pengawas perlu melihat langsung proses belajar mengajar untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki.

“Pengawas bukan hanya duduk di kantor. Turunlah ke sekolah, lihat anak-anak kita belajar, lihat guru-guru kita bekerja. Dari sana kita tahu apa yang harus diperbaiki,” tegasnya. Ia menyampaikan evaluasi kinerja pengawas akan dilakukan setiap tiga bulan untuk memastikan program berjalan efektif.

Menutup arahannya, Aletinus kembali menekankan pentingnya pendidikan bagi masa depan daerah. “Pendidikan adalah cahaya yang akan menerangi masa depan anak-anak kita. Jika kita salah mengurus, maka kita memadamkan masa depan mereka. Tapi jika kita serius, jujur, dan bekerja bersama, maka Lanny Jaya akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun tanah ini,” tuturnya.

Rapat ditutup dengan penyerahan program kerja pengawas kepada Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan. Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Saiman Yigibalom, S.Pd menegaskan seluruh arahan Bupati wajib dijalankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lanny Jaya.