PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025 pada 9 Juni 2026. Rapat dijadwalkan berlangsung di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta Pusat.
Salah satu agenda utama RUPST adalah persetujuan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025. Manajemen DSSA menyampaikan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada 2025 tercatat sebesar US$ 230,54 juta.
Dari jumlah tersebut, DSSA mengusulkan penggunaan laba bersih sebesar US$ 100.000 untuk dialokasikan sebagai cadangan wajib perusahaan sesuai ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Adapun sisa laba bersih sebesar US$ 230,44 juta diusulkan dialokasikan sebagai laba ditahan.
Selain pembahasan terkait laba, DSSA juga akan meminta persetujuan pemegang saham untuk memberhentikan dengan hormat Timotius Max Sulaiman dari jabatan Direktur, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan.
Dalam agenda yang sama, perseroan mengusulkan pengangkatan Marlo Budiman sebagai Wakil Presiden Direktur dengan masa jabatan mengikuti masa jabatan anggota direksi lainnya.
RUPST juga akan membahas permintaan persetujuan atas rencana penjaminan kekayaan perusahaan dengan nilai lebih dari 50% dari jumlah kekayaan bersih perseroan, baik dalam satu transaksi maupun beberapa transaksi. Manajemen menyatakan penjaminan tersebut ditujukan untuk meningkatkan akses perusahaan dan entitas anak terhadap sumber pendanaan dari perbankan dan/atau lembaga keuangan lainnya guna membiayai pengembangan kegiatan usaha.
Di pasar saham, pada penutupan perdagangan Senin (11/5), harga saham DSSA tercatat turun 13,36% ke level Rp 1.135 per saham.