BERITA TERKINI
Disporapar Sanggau Dorong Kolaborasi Musik Tradisional dan Modern untuk Pelestarian Budaya

Disporapar Sanggau Dorong Kolaborasi Musik Tradisional dan Modern untuk Pelestarian Budaya

ENTIKONG — Upaya menjaga kelestarian alat musik daerah dinilai penting untuk mempertahankan identitas budaya bangsa di tengah arus globalisasi yang terus berkembang. Selain memiliki nilai seni, alat musik tradisional juga memuat makna sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Oktavia Yuani, mengatakan pelestarian alat musik daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan generasi muda. Menurutnya, langkah awal dapat dimulai dari pengenalan musik tradisional kepada anak-anak sejak dini, baik melalui sekolah maupun dari lingkungan keluarga.

“Supaya alat musik ini tetap ada dan tetap dimainkan, tetap didengarkan dan tetap dapat dilihat untuk menjaga eksistensinya, kita mulai dari mengenalkan musik tradisional ini ke anak-anak jadi mengenal musik tradisional sejak dini dimulai dari sekolah atau dari rumah,” kata Yuani dalam Program Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menilai, pelestarian juga dapat dilakukan dengan menghadirkan inovasi dalam penyajian musik tradisional. Salah satu caranya, kata dia, adalah mengolaborasikan alat musik tradisional dengan alat musik modern agar lebih mudah diterima dan relevan dengan perkembangan zaman.

Selain itu, Yuani menyebut sanggar seni dapat menjadi wadah untuk menjaga eksistensi alat musik tradisional. Menurutnya, sanggar-sanggar seni yang sudah ada di Kabupaten Sanggau dapat melibatkan anak-anak muda agar tetap dekat dengan warisan budaya daerah.

“Bisa juga lewat sanggar seni, karena sekarang ini sudah banyak sanggar-sanggar seni yang ada di Kabupaten Sanggau lalu diajaklah anak-anak muda ini agar alat musik tradisional tetap terjaga eksistensinya,” ujarnya.

Yuani menambahkan, untuk meningkatkan minat anak-anak dan generasi muda terhadap musik tradisional, strategi lain yang dapat dilakukan adalah menggelar acara seperti festival musik daerah serta memanfaatkan promosi melalui media digital.

“Supaya anak-anak ini minat untuk mendengarkan musik tersebut selain bisa berkolaborasi dengan musik modern bisa juga kita buat acara-acara seperti festival dan dipromosikan di era digital ini,” ucapnya.