BERITA TERKINI
Disporapar Sanggau Dorong Pelestarian Musik Tradisional di Tengah Gempuran Hiburan Modern

Disporapar Sanggau Dorong Pelestarian Musik Tradisional di Tengah Gempuran Hiburan Modern

Derasnya arus hiburan modern dinilai menjadi tantangan besar bagi pelestarian musik tradisional di Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut mendorong pihak terkait untuk mencari cara agar kesenian lokal tetap diminati dan mampu menarik perhatian generasi muda.

Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sanggau, Oktavia Yuani, mengatakan menjaga eksistensi musik tradisional pada masa sekarang bukan hal mudah. Namun, ia menegaskan pentingnya memastikan musik tradisional tetap terdengar, dimainkan, dan disaksikan masyarakat.

Menurut Yuani, perubahan gaya hidup anak muda menjadi salah satu penyebab menurunnya minat terhadap musik tradisional. Ia menilai masuknya budaya barat yang dianggap lebih keren, ditambah anggapan bahwa budaya lokal itu kuno, membuat sebagian generasi muda semakin tidak tertarik.

Yuani menyebut salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkenalkan musik tradisional sejak usia dini. Upaya ini, kata dia, bisa dilakukan melalui lingkungan sekolah maupun keluarga.

Selain itu, Disporapar juga menilai pentingnya melibatkan komunitas lokal dalam upaya pelestarian. Yuani menambahkan, generasi muda perlu dilibatkan dalam berbagai pertunjukan budaya yang digelar di Sanggau agar mereka memiliki ruang untuk mengenal dan berpartisipasi.

Ia juga menyoroti peran sanggar seni sebagai wadah pengenalan seni kepada anak muda. Menurutnya, tanpa pengenalan yang berkelanjutan, musik tradisional dikhawatirkan perlahan menghilang tergerus zaman.

Yuani berharap upaya pelestarian budaya lokal di Kabupaten Sanggau dapat terus dilakukan di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung agar keberlangsungan musik tradisional tetap hidup.