BERITA TERKINI
D’Masiv Akhiri Kerja Sama dengan Musica Studio’s pada Mei 2026, Pilih Jalur Independen

D’Masiv Akhiri Kerja Sama dengan Musica Studio’s pada Mei 2026, Pilih Jalur Independen

Grup band D’Masiv resmi mengakhiri kerja sama mereka dengan Musica Studio’s pada Mei 2026, setelah lebih dari dua dekade bernaung di label tersebut. Usai perpisahan ini, D’Masiv menyatakan akan menempuh jalur independen dan mengelola seluruh karya musik melalui perusahaan milik sendiri.

Keputusan ini menjadi perhatian di industri musik Indonesia mengingat D’Masiv merupakan salah satu band generasi 2000-an yang mampu mempertahankan eksistensi hingga kini. Sejumlah lagu mereka masih populer di berbagai platform musik.

D’Masiv didirikan pada 3 Maret 2003 di Jakarta. Band ini beranggotakan Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Adrian Pradana dan Ramadhan Handy Nursyah (gitar), Wahyu Piaji (drum), serta Rai Dinata (bass).

Perjalanan menuju pengakuan luas dimulai ketika D’Masiv menjuarai ajang A Mild Live Wanted pada 2007. Kemenangan tersebut menjadi pintu masuk mereka ke industri musik nasional dan mengantarkan band ini bergabung dengan Musica Studio’s.

Setahun kemudian, D’Masiv merilis album debut berjudul Perubahan pada 2008. Album ini melahirkan lagu “Cinta Ini Membunuhku” yang dikenal sebagai salah satu lagu paling fenomenal pada era 2000-an.

Popularitas D’Masiv berlanjut melalui sejumlah karya lain, antara lain “Jangan Menyerah”, “Merindukanmu”, “Diam Tanpa Kata”, “Natural”, “Apa Salahku”, hingga “Di Antara Kalian”. Karakter musik yang emosional dengan lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat lagu-lagu mereka mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Selain pencapaian komersial, D’Masiv juga mencatatkan prestasi melalui berbagai penghargaan. Mereka pernah meraih apresiasi di ajang Anugerah Musik Indonesia, SCTV Music Awards, MTV Indonesia Awards, serta sejumlah penghargaan dari radio dan televisi nasional.

Lagu “Jangan Menyerah” turut dikenal luas sebagai salah satu lagu Indonesia yang dianggap inspiratif dan kerap digunakan dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, serta kampanye motivasi.

Dengan memilih jalur independen, D’Masiv kini memiliki kendali penuh terhadap proses produksi, distribusi, promosi, hingga pengelolaan hak cipta karya. Langkah ini juga dinilai selaras dengan perubahan lanskap industri musik digital, di mana semakin banyak musisi memilih sistem independen untuk mendapatkan kebebasan kreatif sekaligus kontrol yang lebih besar atas arah bisnis dan monetisasi karya.