Provinsi Dong Thap menyelenggarakan peringatan Hari Puisi Vietnam ke-24 dengan tema “Dong Thap, menjangkau lautan lepas”. Kegiatan ini dihadiri Seniman Rakyat Trinh Thuy Mui selaku Wakil Presiden Persatuan Asosiasi Sastra dan Seni Vietnam sekaligus Presiden Asosiasi Seniman Panggung Vietnam, serta Nguyen Thi Kim Tuyen—Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi dan Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Provinsi Dong Thap. Hadir pula Pham Nguyen Hoang Vu, Wakil Kepala Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Provinsi Dong Thap, bersama para penyair, seniman, dan pecinta puisi di daerah tersebut.
Rangkaian acara mencakup peluncuran dan pengenalan kumpulan puisi karya penulis Tran Thuong Nhieu, pameran buku sastra dan seni dari Dong Thap, sesi penandatanganan buku dan interaksi, kunjungan ke area pendaftaran Jalan Kaligrafi, hingga kegiatan memohon berkah kaligrafi untuk tahun baru. Program juga menampilkan interaksi dengan penyair dan penulis terkemuka, pembacaan puisi, pertunjukan musik puisi, serta aktivitas klub puisi.
Dalam sambutannya, Pham Nguyen Hoang Vu menekankan bahwa Hari Puisi Vietnam tidak hanya menjadi momen untuk menghormati puisi, tetapi juga ruang yang menghubungkan generasi seniman, menginspirasi aspirasi kreatif, serta berkontribusi pada pembangunan budaya dan sumber daya manusia Dong Thap di era baru.
Ia menambahkan, tema “Dong Thap, menjangkau lautan lepas” mencerminkan aspirasi kuat provinsi untuk pembangunan sekaligus menegaskan peran sastra dan seni dalam memelihara jiwa, melestarikan identitas, dan memperluas cakrawala integrasi.
Di tengah transformasi digital dan integrasi yang semakin mendalam, ia menilai seniman dan penulis perlu terus berinovasi dalam pemikiran kreatif, mengikuti denyut kehidupan secara saksama, merefleksikan proses pembangunan tanah air, serta menyebarkan citra masyarakat Dong Thap yang penuh kasih sayang, dinamis, dan manusiawi.
Hari Puisi Vietnam diperingati setiap tahun pada bulan purnama pertama dalam kalender lunar dan telah menjadi agenda budaya yang dinilai bermakna karena turut menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan puisi dalam kehidupan sosial. Di Dong Thap, penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan peran seniman dan tokoh budaya dalam mendampingi pembangunan provinsi, sekaligus mempromosikan citra daerah dan masyarakat Dong Thap.

