BERITA TERKINI
DPR IAN Rilis Single "The Show", Video Musik Diundur Sehari Demi Kualitas Produksi

DPR IAN Rilis Single "The Show", Video Musik Diundur Sehari Demi Kualitas Produksi

MALANG—DPR IAN merilis single terbaru berjudul The Show pada 2 April 2026. Karya tersebut sudah dapat didengarkan di berbagai platform streaming digital, termasuk Spotify dan Apple Music.

Rilisan ini memuat dua lagu, yakni Burn dan The Show. Keduanya menampilkan warna musik khas DPR IAN yang memadukan elemen alternatif dan elektronik, dengan nuansa gelap emosional yang selama ini menjadi identitasnya.

Di tengah antusiasme perilisan, DPR IAN mengumumkan penundaan video musik (MV) untuk lagu utama “The Show” selama satu hari. MV yang semula dijadwalkan tayang bersamaan dengan perilisan single, kini dijadwalkan rilis pada 3 April 2026 pukul 19.00 PST, atau 4 April 2026 pukul 09.00 WIB.

Melalui pernyataan kepada penggemar, DPR IAN menyebut penundaan dilakukan untuk menjaga standar kualitas produksi. Ia mengatakan dirinya dan tim bekerja tanpa henti demi memastikan setiap detail video musik sesuai dengan target yang diinginkan.

“Kami bekerja sepanjang waktu untuk memberikan kualitas terbaik,” tulisnya melalui akun X @DPRIAN_, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas perubahan jadwal tersebut.

Penundaan ini dinilai tidak terlalu mengejutkan bagi penggemar setianya yang dikenal sebagai “Dreamers”, mengingat DPR IAN kerap disebut perfeksionis dalam menggarap musik maupun visual. Pendekatan tersebut juga pernah terlihat dalam proyek sebelumnya, termasuk album Moodswings In This Order yang mendapat pujian atas konsep yang kohesif dan atmosferik.

Respons penggemar di media sosial cenderung mendukung keputusan tersebut. Banyak yang menyatakan bersedia menunggu demi hasil akhir yang maksimal. Sementara itu, lagu Burn dan The Show disebut mulai ramai diputar dan memperoleh tanggapan positif sejak hari pertama rilis.

Secara artistik, The Show dipandang sebagai kelanjutan eksplorasi DPR IAN dalam menggabungkan narasi personal dengan kekuatan visual. Ia kerap menghadirkan musik sebagai pengalaman imersif yang terasa seperti potongan film pendek, pendekatan yang membedakannya di kancah musik saat ini.