JAKARTA – Platform distribusi musik digital KreasiPro Music Distribution hadir untuk memperluas akses musisi Indonesia ke pasar global, sekaligus memperkuat perlindungan hak cipta dan transparansi royalti di era digital.
Platform yang dikelola PT KreasiPro Musik Indonesia ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem musik yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk bagi musisi dari daerah seperti Bengkalis, Riau.
Sejak berdiri pada Oktober 2025, KreasiPro Music Distribution disebut telah menggandeng puluhan musisi lokal. Melalui layanan tersebut, karya para musisi dapat didistribusikan ke lebih dari 150 platform streaming global, di antaranya Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Kehadiran KreasiPro diposisikan sebagai solusi bagi musisi yang selama ini menghadapi kendala dalam proses distribusi karya yang dinilai panjang dan kurang transparan.
Pendiri KreasiPro, Mhd Daniel, mengatakan platform tersebut lahir dari keprihatinan terhadap sulitnya musisi mendistribusikan karya secara adil dan efisien. “Era digital adalah milik semua musisi, bukan hanya mereka yang memiliki modal besar. Teknologi kami hadir untuk menyetarakan peluang tersebut,” ujarnya.
Selain distribusi musik, KreasiPro juga menyediakan layanan pendaftaran hak cipta, pengelolaan metadata digital, serta konsultasi branding bagi musisi yang ingin membangun identitas di industri musik.
Untuk memperluas jangkauan, KreasiPro meluncurkan kampanye “Suarakan Karyamu” yang ditujukan untuk mempermudah musisi independen mengakses distribusi langsung tanpa perantara yang tidak transparan.

