Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert, menarik perhatian warganet setelah menghadirkan tema musik metal Indonesia dalam konten “Ambassador’s Playlist” edisi Mei 2026. Konten yang diunggah melalui akun Instagram resmi Kedutaan Besar Swedia di Jakarta itu ramai dibicarakan, terutama oleh penggemar musik underground Tanah Air.
Dalam video tersebut, Daniel membagikan deretan lagu pilihan dari band-band metal Indonesia yang dinilainya memiliki kualitas tinggi. Ia mengaku terkesan dengan energi serta kemampuan teknis para musisi metal Indonesia, sekaligus menilai Indonesia memiliki spirit death metal dan black metal yang kuat.
“Sebagai orang Swedia, saya bisa memahami spirit dari musik death metal dan black metal di Indonesia,” ujar Daniel dalam video tersebut.
Daniel juga menyinggung kedekatan Swedia dengan kultur metal, mengingat negara itu dikenal luas sebagai salah satu pusat musik metal dunia. Pada playlist terbarunya, ia memasukkan sejumlah nama yang disebut sebagai bagian penting skena metal Indonesia, antara lain Burgerkill, DeadSquad, Death Vomit, hingga Human Autopsy.
Selain menyoroti lagu-lagu pilihan, Daniel secara khusus memuji permainan drum para musisi metal Indonesia. Ia menyebut beberapa permainan drum metal terbaik yang pernah didengarnya berasal dari band-band seperti Burgerkill, DeadSquad, dan Death Vomit.
“Beberapa permainan drum metal terbaik yang pernah saya dengar ada di band-band seperti Burgerkill, DeadSquad, dan Death Vomit,” katanya.
Di akhir video, Daniel menyelipkan candaan dengan menyebut playlist metal tersebut cocok diputar saat menghadapi kemacetan Jakarta atau ketika sedang patah hati.
Konten “Ambassador’s Playlist” diketahui rutin hadir sejak Oktober 2023 dengan tema yang berganti-ganti. Dalam setiap edisi, Daniel memilih sekitar 25 lagu favorit yang dinilai layak mendapat perhatian lebih luas, sekaligus memperkenalkan musik Indonesia kepada audiens internasional.
Unggahan edisi Mei 2026 itu pun dibanjiri komentar positif. Sejumlah warganet mengaku bangga karena musik metal Indonesia mendapat apresiasi langsung dari seorang diplomat asing.