BERITA TERKINI
Empat Agenda Ramadan di Dubai yang Bisa Dicoba Wisatawan untuk Merasakan Budaya Lokal

Empat Agenda Ramadan di Dubai yang Bisa Dicoba Wisatawan untuk Merasakan Budaya Lokal

Ramadan di Dubai menghadirkan suasana hangat yang lekat dengan kebersamaan, tidak hanya bagi warga setempat tetapi juga wisatawan. Bagi pelancong Indonesia, nuansanya terasa akrab lewat tradisi berkumpul menjelang berbuka hingga ramainya aktivitas kota selepas matahari terbenam.

Melalui rangkaian acara bertema Seasonof Wulfa atau musim kebersamaan, Dubai menawarkan berbagai kegiatan kuliner dan komunitas yang mengajak warga serta wisatawan menikmati buka puasa dan sahur di sejumlah titik kota. Berikut empat agenda yang dapat menjadi pilihan untuk merasakan budaya lokal selama Ramadan di Dubai.

1. Bersantai jelang berbuka di Quranic Park
Quranic Park dapat menjadi tempat untuk menghabiskan waktu sebelum berbuka dengan suasana yang tenang. Taman seluas 64 hektare yang dibuka pada 2019 ini kerap dipilih untuk berjalan santai sambil mengenal nilai-nilai perdamaian, kasih sayang, dan toleransi yang berakar dalam Al-Qur’an.

Pengunjung bisa menikmati area danau dan kebun buah-buahan, melihat 51 jenis tanaman yang disebutkan dalam Al-Qur’an, serta mengunjungi Cave of Miracles dan Glass House untuk pengalaman yang lebih interaktif. Area taman dapat diakses gratis, sementara wahana indoor dikenakan biaya 5 dirham (sekitar Rp30 ribu) per orang.

2. Menyaksikan tradisi meriam Ramadan
Salah satu tradisi yang ditunggu saat Ramadan di Dubai adalah dentuman meriam ketika matahari terbenam sebagai penanda waktu berbuka. Suaranya terdengar di berbagai penjuru kota, termasuk area sekitar Burj Khalifa, dan menjadi momen simbolis yang khas.

Tradisi meriam Ramadan dapat disaksikan di sejumlah lokasi. Namun, pengalaman yang lebih dekat dan meriah disebut bisa ditemukan di Hai Ramadan, Expo City Dubai. Festival Ramadan di Expo City Dubai ini berlangsung selama sebulan penuh, memadukan tradisi, kebersamaan, dan budaya kontemporer dalam satu destinasi, dengan pilihan hidangan buka puasa dan sahur dari berbagai negara, pasar tradisional bergaya souk, pertunjukan cahaya, hiburan keluarga, serta aktivitas budaya.

3. Berburu cita rasa lokal hingga jamuan yang lebih eksklusif
Pilihan berbuka puasa di Dubai beragam, dari suasana santai yang menonjolkan kebersamaan hingga pengalaman yang lebih eksklusif. Sejumlah restoran dan hotel menghadirkan suasana hangat untuk berkumpul bersama keluarga dan teman, serupa tradisi buka bersama di Indonesia.

Wisatawan yang ingin merasakan pengalaman lebih autentik dapat mengikuti Dubai Souks Iftar Tour dari Frying Pan Adventures. Tur ini mengajak peserta menjelajahi kawasan Al Ras, mencicipi jajanan dari toko roti tradisional, serta menaiki Abra menyusuri Deira Creek untuk menikmati suasana Ramadan melalui kuliner dan tradisi lokal.

Sementara itu, bagi yang menginginkan pengalaman berbuka yang lebih istimewa, beberapa hotel ikonis seperti Bulgari Resort Dubai menawarkan suasana berbuka yang elegan di majlis dengan desain yang ditata khusus. Tamu dapat menikmati hidangan Mediterania dan cita rasa tradisional dalam suasana mewah, dengan pilihan sahur sebagai pelengkap.

4. Menjelajahi pasar malam Ramadan
Selama Ramadan, pasar malam menjadi salah satu pusat keramaian di Dubai. Nuansanya kerap disamakan dengan tradisi berburu takjil di Indonesia, ketika pengunjung datang untuk mencicipi camilan dan minuman sambil menikmati suasana malam Ramadan.

Beberapa pilihan yang disebut antara lain Ramadan Street Food Festival dan Global Village, yang menawarkan ragam kuliner serta produk khas untuk dibeli. Salah satu hidangan manis yang kerap dicari adalah kunafa, dengan lapisan pastry kataifi renyah berwarna keemasan yang membungkus keju lembut, kemudian disiram sirup manis.