Son Tung M-TP merilis video musik terbaru berjudul Come My Way pada malam 28 Mei. Karya ini merupakan kolaborasi dengan rapper Tyga dan dengan cepat menarik perhatian publik. Video tersebut disebut mencapai satu juta penayangan dalam 8 menit setelah tayang perdana di YouTube, dan pada pukul 10.00 tanggal 29 Mei telah melampaui 9 juta penayangan.
Dalam video musik terbarunya, Son Tung kembali mengangkat inspirasi dari budaya tradisional, tema yang juga muncul dalam sejumlah karyanya sebelumnya. Salah satu hal yang menonjol adalah kemunculan empat lukisan dari koleksi Museum Seni Rupa Vietnam.
Lukisan pertama adalah Mengenang Sore Hari di Vietnam Barat Laut karya Phan Kế An. Karya berteknik pernis yang dibuat pada 1955 ini menggambarkan lanskap pegunungan Vietnam Barat Laut pada sore hari di musim dingin, dengan sekelompok orang yang melintasi pegunungan di tengah bentang alam yang megah. Pencahayaan di lereng gunung dan gambaran pasukan yang berbaris disebut membangkitkan semangat persatuan, keteguhan tekad, serta keyakinan akan kemenangan pada masa perang perlawanan melawan Prancis.
Karya kedua, Tanah dan Air oleh Nguyen Quang Tho, dibuat pada 1978 dengan cat minyak. Lukisan ini menggambarkan hubungan erat antara manusia dengan sumber daya tanah dan air yang dipandang sebagai unsur penting dalam kehidupan masyarakat Vietnam.
Lukisan berikutnya adalah Gunung Merah dan Kuda Putih karya Nguyen Van Da. Dibuat pada 1986 dengan cat minyak, karya ini menonjolkan kontras warna yang kuat, dengan figur kuda putih berlatar gunung merah yang cerah.
Adapun karya keempat, Jalan Hang Mam oleh Bui Xuan Phai, diselesaikan pada 1984. Lukisan ini menggambarkan keindahan kawasan kota tua Hanoi melalui warna-warna lembut dan gaya romantis yang menjadi ciri khas sang seniman.
Museum Seni Rupa Vietnam menilai kehadiran karya-karya tersebut dalam video musik bukan hanya menambah daya tarik visual, tetapi juga membuka hubungan antara musik kontemporer dan seni lukis Vietnam. Seorang perwakilan museum menyebut kombinasi itu dapat menghadirkan pengalaman artistik multisensori dan berkontribusi mendekatkan nilai-nilai seni Vietnam kepada khalayak muda.
Seiring perilisan Come My Way, Museum Seni Rupa Vietnam turut mengundang masyarakat untuk datang dan melihat langsung karya asli yang tersimpan di museum.
Museum Seni Rupa Vietnam berlokasi di 66 Nguyen Thai Hoc, Distrik Ba Dinh, Hanoi. Museum ini disebut sebagai salah satu museum nasional penting dalam pelestarian dan promosi warisan seni rupa Vietnam. Bangunannya yang dibangun pada masa kolonial Prancis kemudian direnovasi untuk menjadi ruang pamer dan pelestarian karya seni Vietnam dari era prasejarah hingga modern.
Didirikan pada 1966, museum ini menyimpan hampir 20.000 artefak dan karya seni dalam beragam bentuk, termasuk lukisan, patung, keramik, dan seni rakyat. Di antara koleksinya terdapat sejumlah karya bernilai dari para seniman Seni Rupa Indochina.
Selain pameran reguler, museum juga melakukan penelitian, pengoleksian, pelestarian, dan restorasi karya seni. Museum ini turut menyelenggarakan pameran, program pendidikan seni, serta ruang kreatif untuk anak-anak.
Museum buka pukul 08.30–17.00 setiap Selasa hingga Minggu. Harga tiket masuk tercatat 40.000 VND untuk dewasa, 20.000 VND untuk pelajar, dan 10.000 VND untuk anak usia 6–16 tahun. Anak di bawah 6 tahun serta penyandang disabilitas berat dapat masuk secara gratis.