BERITA TERKINI
Enam Drama Korea Ini Ternyata Adaptasi dari Film, Serial, dan Karya Klasik

Enam Drama Korea Ini Ternyata Adaptasi dari Film, Serial, dan Karya Klasik

Popularitas drama Korea kerap dikaitkan dengan visual para pemain dan kisah romansa yang menyentuh. Namun, kekuatan K-drama juga terletak pada alur yang rapi, karakter yang kompleks, serta emosi yang dibangun hingga penonton merasa terlibat dalam setiap adegan.

Di balik cerita-cerita yang memikat itu, tidak semuanya lahir dari ide orisinal penulis Korea. Sejumlah judul populer ternyata merupakan adaptasi dari karya lain, mulai dari serial Jepang, drama Inggris, hingga novel klasik Amerika. Para kreator Korea kemudian menghadirkannya kembali dengan sentuhan yang lebih sinematik, emosional, dan relevan dengan konteks sosial-budaya setempat.

Berikut enam drama Korea yang diketahui merupakan hasil adaptasi atau terinspirasi dari karya lain.

1. Mother (2018)
Drama yang dibintangi Lee Bo-young ini diadaptasi dari serial Jepang berjudul Mother. Ceritanya berpusat pada seorang guru yang memutuskan menculik muridnya yang mengalami kekerasan di rumah, dengan tujuan melindunginya dari lingkungan yang berbahaya. Versi Korea mempertahankan inti emosional cerita, sekaligus menambahkan kedalaman moral dan suasana yang lebih intens.

2. Boys Over Flowers (2009)
Boys Over Flowers merupakan adaptasi dari Hana Yori Dango (Jepang) dan juga dikenal lewat versi Taiwan, Meteor Garden. Drama ini mengangkat kisah “cewek miskin bertemu cowok kaya” melalui karakter Geum Jan-di dan kelompok F4. Versi Korea menonjol lewat unsur glamor, musik dramatis, serta gaya visual yang ikonik.

3. The World of the Married (2020)
Drama ini mengadaptasi serial Inggris Doctor Foster. Ceritanya menyoroti perselingkuhan dan dampaknya terhadap rumah tangga, dibalut konflik emosional dan narasi yang berlapis. Penampilan Kim Hee-ae menjadi salah satu kekuatan utama yang menghidupkan ketegangan dalam kisah pernikahan yang runtuh.

4. Rich Man (2018)
Rich Man diadaptasi dari drama Jepang Rich Man, Poor Woman (2012). Suho dari EXO memerankan CEO jenius yang arogan, sementara Ha Yeon-soo menjadi pelamar kerja yang jujur dan kemudian terlibat dalam romansa yang tak terduga. Versi Korea mempertahankan pesona cerita aslinya dengan nuansa korporat yang lebih modern.

5. Secret Garden (2010)
Meski bukan remake langsung, Secret Garden disebut terinspirasi dari kisah pertukaran tubuh klasik Barat seperti Freaky Friday, Big, dan The Prince and the Pauper. Ceritanya mengikuti stuntwoman (Ha Ji-won) dan CEO kaya (Hyun Bin) yang tiba-tiba bertukar tubuh, memadukan fantasi, humor, dan romansa. Chemistry keduanya menjadi salah satu aspek yang paling diingat penonton.

6. Little Women (2022)
Drama ini mengadaptasi Little Women karya Louisa May Alcott dari Amerika Serikat, namun ditafsirkan ulang dalam konteks Korea modern. Kisahnya tidak lagi berfokus pada nuansa klasik, melainkan menghadirkan intrik politik, pencucian uang, serta misteri pembunuhan. Kim Go-eun memimpin jajaran pemain sebagai Oh In-joo, sosok yang digambarkan sebagai versi kontemporer Jo March, dengan dilema antara moralitas dan ambisi. Meski lebih gelap dan kompleks, inti persaudaraan tetap menjadi benang merah cerita.

Deretan judul tersebut menunjukkan bagaimana industri drama Korea kerap mengolah kembali cerita yang sudah dikenal, lalu menghadirkan kemasan baru yang dekat dengan penonton masa kini.