Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya menjaga keberagaman dan moderasi dalam bingkai kebersamaan untuk merawat harmoni di Kota Makassar. Pesan itu disampaikan saat ia membuka Festival Cap Go Meh Zou-Zou yang digelar bertepatan dengan bulan Ramadan dan diisi agenda buka puasa bersama.
Munafri menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan perayaan Cap Go Meh yang dipadukan dengan kegiatan buka puasa bersama umat Muslim. Menurutnya, peringatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial keagamaan, melainkan mencerminkan harmonisasi dan kebersamaan warga Makassar.
Ia menilai penggabungan dua kegiatan itu menunjukkan bagaimana kebersamaan dapat dibangun lintas komunitas. Dalam pandangannya, perayaan yang berlangsung di bulan Ramadan tersebut menjadi bentuk harmonisasi yang tumbuh di tengah masyarakat.
Munafri, yang akrab disapa Appi, juga menegaskan bahwa Festival Cap Go Meh 2026 menjadi gambaran Makassar sebagai kota yang menjunjung toleransi. Ia mengatakan Makassar memberi ruang bagi masyarakat untuk hidup berdampingan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun warna kulit.
Menurutnya, suasana perayaan memperlihatkan berbagai elemen masyarakat dapat membaur, bertumbuh, membangun, dan berkolaborasi dalam iklim saling menghormati. Ia menilai penyelenggaraan yang bertepatan dengan Ramadan menjadi hal yang istimewa.
Munafri berharap nilai kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Cap Go Meh 2026 tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Makassar.

