BERITA TERKINI
Festival Pianica Nasional 2025–2026 Tampilkan Talenta Pelajar dari Berbagai Daerah hingga Wilayah 3T

Festival Pianica Nasional 2025–2026 Tampilkan Talenta Pelajar dari Berbagai Daerah hingga Wilayah 3T

Ajang pembinaan musik pelajar kembali digelar melalui festival pianica tingkat nasional yang diselenggarakan Yamaha Musik Indonesia Distributor. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi, kompetisi, sekaligus edukasi bagi siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama dari berbagai daerah di Indonesia.

Festival tersebut merupakan puncak rangkaian Lomba Pianica Nasional 2025–2026 yang berlangsung sejak Mei 2025. Prosesnya dimulai dari kompetisi daring, dilanjutkan seleksi bertahap serta pengumuman pemenang, sebelum ditutup dengan festival apresiasi pada Januari 2026.

Acara puncak yang digelar di Yamaha Concert Hall menghadirkan para juara nasional, penampilan ansambel terbaik, serta kolaborasi lintas budaya. Rangkaian penampilan ini menunjukkan bagaimana pianica, sebagai alat musik yang kerap dianggap sederhana, dapat berkembang menjadi medium musikal yang serius dan kompetitif.

Kompetisi tahun ini diikuti sekitar 650 sekolah dari berbagai penjuru Indonesia. Partisipasi tidak hanya datang dari kota-kota besar, tetapi juga dari wilayah terpencil seperti Sangihe Talaud di kawasan perbatasan Indonesia–Filipina yang dikenal sebagai daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Keterlibatan peserta dari wilayah tersebut dinilai mencerminkan peran akses digital dalam membuka peluang pemerataan pendidikan seni. Melalui sistem seleksi online, siswa dari daerah yang sebelumnya sulit terjangkau dapat mengikuti proses kompetisi dan tampil di tingkat nasional.

Direktur perusahaan, Sri Yamawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa filosofi menghadirkan musik untuk semua kalangan tanpa batas geografis maupun fasilitas pendidikan. Menurutnya, festival ini tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana membangun rasa percaya diri anak, memperluas pengalaman belajar, serta memberi kesempatan yang sama bagi pelajar di seluruh Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi yang sehat.

Penyelenggaraan kegiatan turut didukung Pusat Prestasi Nasional di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta komunitas pengajar yang tergabung dalam Asosiasi Pengajar Seni Melodika Indonesia. Kolaborasi ini menegaskan bahwa penguatan pendidikan seni melibatkan peran sekolah, dukungan industri, dan komunitas profesional untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan.