BERITA TERKINI
FLS3N 2026 SD se-Kabupaten Malang Resmi Dibuka, Angkat Kreativitas Berbasis Budaya Lokal

FLS3N 2026 SD se-Kabupaten Malang Resmi Dibuka, Angkat Kreativitas Berbasis Budaya Lokal

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Malang resmi dibuka pada Sabtu (14/2) di SDN 07 Kepanjen, Kecamatan Kepanjen. Mengusung tema “Menggali Kreativitas, Merawat Budaya”, kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan serta mengolah kekayaan budaya lokal melalui karya seni dan sastra.

Pembukaan FLS3N berlangsung meriah dan dihadiri unsur pengawas sekolah, panitia, serta perwakilan peserta dari sejumlah SD di Kabupaten Malang. Ajang tahunan ini disebut menjadi bagian dari program Kementerian Pendidikan untuk mendorong penguatan karakter sekaligus pelestarian budaya melalui jalur pendidikan.

Sejumlah cabang lomba dipertandingkan dalam FLS3N 2026, di antaranya mendongeng bertema cerita rakyat Jawa Timur, tari tradisional kreasi, gambar ekspresi bernuansa budaya lokal, serta menulis cerita bergambar yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal.

SD Negeri Kepanjen menjadi salah satu sekolah yang berpartisipasi aktif dengan mengirimkan perwakilan di beberapa cabang lomba. Dalam penampilannya, sekolah tersebut menonjolkan unsur budaya khas daerah.

Ketua Panitia FLS3N Kabupaten Malang, Efendi, menegaskan FLS3N tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, melainkan juga sarana edukasi kultural bagi siswa sejak usia dini. “Melalui karya yang mereka tampilkan, siswa tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga belajar memahami dan merawat identitas budaya sebagai warisan leluhur,” ujarnya.

Sementara itu, pembina dari SD Negeri Kepanjen, Istirochah, menyampaikan para peserta telah menjalani persiapan intensif selama beberapa pekan dengan menggali inspirasi dari tradisi serta cerita rakyat di lingkungan sekitar. “Kami berharap siswa tidak hanya tampil maksimal dalam lomba, tetapi juga tumbuh menjadi agen pelestari budaya di lingkungan masing-masing,” katanya.

Rangkaian FLS3N 2026 turut diisi pameran karya seni siswa serta sesi pengenalan ragam kesenian tradisional Kabupaten Malang. Panitia berharap kegiatan ini dapat memperkuat literasi budaya dan menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas lokal di kalangan generasi muda.