Kupang—Pembukaan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat MKKS SLB se-Kota Kupang Tahun 2026 berlangsung dalam suasana penuh semangat, haru, dan kebanggaan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Hengky C. Malelak, pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam sambutannya, Hengky menegaskan ajang ini tidak sekadar perlombaan, melainkan “panggung harapan” bagi anak-anak luar biasa di Kota Kupang.
“Bagi pemerintah, hari ini bukan sekadar pembukaan lomba. Hari ini adalah panggung harapan. Panggung yang menunjukkan kepada kita semua bahwa keterbatasan tidak pernah menjadi penghalang untuk berprestasi, berkarya dan memiliki mimpi yang tinggi,” kata Hengky.
Dengan mengangkat tema “Disabilitas Berprestasi, Mandiri dan Berkarya untuk Bangsa”, Hengky menyampaikan bahwa setiap anak memiliki cahaya dan keistimewaannya masing-masing. Ia juga mengutip pesan Paus Fransiskus yang pernah menyebut penyandang disabilitas sebagai “bintang yang bersinar di langit Nusantara”. Hengky menyebut peserta kegiatan sebagai bintang-bintang yang bersinar di NTT, khususnya Kota Kupang, dan menekankan pentingnya memastikan potensi itu terus tumbuh.
Ia juga memotivasi para peserta agar percaya pada kemampuan diri. Menurutnya, para siswa tidak perlu dikasihani, melainkan diberi kesempatan untuk tampil, belajar, menang, termasuk kesempatan untuk gagal dan bangkit kembali.
Hengky menjelaskan, O2SN menjadi wadah bagi siswa untuk belajar sportivitas dan semangat pantang menyerah. Sementara FLS3N mendorong peserta mengekspresikan bakat dan perasaan. Adapun LKS disebut sebagai ruang pembelajaran keterampilan yang dapat menjadi jalan menuju kemandirian di masa depan.