BENGKALIS — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) secara daring. Kegiatan ini mempertandingkan tujuh cabang seni dan sastra, dan diikuti perwakilan murid dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkalis.
Pelaksanaan FLS3N dimulai sejak Selasa (12/5/2026). Ajang ini menjadi wadah penyaluran bakat dan kreativitas murid di bidang seni dan sastra.
Kepala Disdik Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo melalui Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Deni Oktarina, menyampaikan bahwa FLS3N merupakan program nasional yang bertujuan menggali potensi murid sejak dini. Menurutnya, kegiatan ini bukan semata kompetisi, melainkan ruang ekspresi untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, serta kecintaan terhadap seni dan sastra Indonesia.
Adapun tujuh cabang lomba yang dipertandingkan tahun ini meliputi Gambar Bercerita, Menyanyi Solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, dan Tari. Seluruh peserta mengirimkan karya dan video penampilan sesuai ketentuan teknis yang ditetapkan panitia.
Penilaian dilakukan oleh tim juri profesional dengan indikator yang berbeda pada setiap cabang lomba. Setelah proses penilaian selesai, pengumuman pemenang akan disampaikan secara resmi oleh panitia melalui kanal informasi Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
Juara pertama dari masing-masing cabang akan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Bengkalis. Para pemenang selanjutnya dijadwalkan mengikuti pembinaan intensif sebagai persiapan menghadapi FLS3N tingkat Provinsi Riau.
Deni Oktarina berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni dan sastra. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dan semangat berkarya selama proses lomba.
“Jadikan lomba ini sebagai pengalaman berharga. Tetap junjung sportivitas, saling menghargai, dan teruslah berkarya. Menang adalah bonus, tetapi proses dan keberanian untuk tampil jauh lebih berharga,” ujarnya.