Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Mataram resmi dimulai pada Rabu, 20 Mei 2026. Kegiatan ini dibuka di Aula Terbuka SMPN 15 Mataram dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Kamis, 21 Mei 2026.
Tahun ini, sebanyak 252 siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) ambil bagian dalam berbagai lomba. Tingginya partisipasi tersebut dinilai mencerminkan minat generasi muda yang besar terhadap bidang seni dan sastra.
Ketua Panitia FLS3N Kota Mataram, Burhanudin, mengatakan FLS3N menjadi ruang penting bagi siswa untuk menampilkan potensi dan bakat terbaiknya. Menurut dia, aktivitas siswa merupakan bagian utama dalam proses pendidikan di sekolah, sehingga kegiatan seperti FLS3N berperan dalam pengembangan karakter dan kreativitas peserta didik.
“Ruh aktivitas pendidikan itu sebenarnya ada pada kegiatan siswa. Momen ini menjadi kesempatan penting bagi anak-anak menunjukkan talenta dan potensi terbaik mereka,” ujarnya.
Burhanudin juga menilai FLS3N sebagai ajang bergengsi karena prestasi peserta akan tercatat dalam sistem Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan. Catatan prestasi tersebut, kata dia, tidak hanya berdampak bagi siswa, tetapi juga bagi sekolah asal peserta.
Ia menjelaskan, sekolah yang berhasil mengirim peserta hingga tingkat nasional akan memperoleh nilai prestasi tertentu yang berpengaruh terhadap penilaian sekolah berprestasi. “Kalau sekolah berhasil mengirim peserta sampai tingkat nasional, itu tercatat sebagai sekolah berprestasi di Pusat Prestasi Nasional,” katanya.
Selain itu, Burhanudin menambahkan bahwa keberhasilan siswa di tingkat nasional dapat berdampak positif berupa bantuan dana pembinaan prestasi bagi sekolah. Karena itu, ia berharap seluruh sekolah di Kota Mataram aktif mengikuti FLS3N sebagai wadah pembinaan minat dan bakat siswa di bidang seni dan sastra.