FOHOWAY, perusahaan multinasional di bidang bioteknologi yang berfokus pada riset, produksi, dan distribusi produk perawatan kesehatan, terapi modern, serta kecantikan, kembali memperluas jaringannya di Indonesia. Perusahaan ini meresmikan FOHOWAY Wellness Center Samratulangi yang berlokasi di Kampus Universitas Parna Raya (Unipar), Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, 31 Mei 2026.
Owner FOHOWAY Wellness Center Samratulangi, Dr. Rosdiana Simbolon, SE., M.Si., menyampaikan pengalamannya sebagai pengguna produk FOHOWAY. Ia menuturkan, awalnya meminjam alat terapi dari sahabatnya, Dr. Debby Rende, yang disebutnya sebagai Rektor Unpi, ketika jari-jari tangannya mengalami keluhan. Menurut Rosdiana, alat terapi tersebut membantunya hingga kondisi jari-jari yang sempat tidak aktif kembali normal. Ia menyatakan pembukaan wellness center ini menjadi langkahnya untuk membantu orang lain agar lebih sehat.
Sales & Marketing Director FOHOWAY, Andi Akmar, mengatakan minat masyarakat terhadap produk kesehatan FOHOWAY cukup tinggi, namun menurutnya tidak semua orang memiliki kemampuan membeli. Ia menyebut sekitar 80% masyarakat belum mampu membeli, sementara 20% lainnya mampu. Karena itu, ia menilai diperlukan sinergi agar konsumen yang mampu dapat membantu mereka yang belum mampu sehingga sama-sama memperoleh manfaat kesehatan.
Andi juga menyampaikan apresiasi kepada Rosdiana Simbolon yang membuka Wellness Center Samratulangi. Ia menyebut layanan yang diberikan diharapkan dapat diakses dengan tarif yang terjangkau.
Peresmian Wellness Center Samratulangi dilakukan langsung oleh Mr. Nicholaz Zhang, CEO FOHOWAY Asia Pasifik. Dalam sambutannya, Nicholaz menyampaikan bahwa secara global terdapat sekitar 3.000 FOHOWAY Wellness Center, dengan 500 di antaranya berada di Indonesia. Ia juga menyebut sudah ada 30 wellness center di Manado, dengan target ke depan dalam radius 5 kilometer terdapat satu Wellness Center FOHOWAY di kota tersebut.
Nicholaz menambahkan, ada kesamaan dalam testimoni pengguna produk FOHOWAY, yakni berupaya membantu diri sendiri sekaligus membantu orang lain. Ia menyebut Wellness Center Samratulangi tidak hanya berfungsi sebagai pusat kesehatan, tetapi juga ruang kolaborasi, edukasi, dan pemberdayaan. Menurutnya, fasilitas ini disiapkan agar mitra FOHOWAY di Sulawesi Utara memiliki tempat yang representatif dan profesional untuk belajar, berkembang, serta berbagi pengalaman, termasuk melalui pelatihan produk, konsultasi kesehatan, dan pembinaan dari tim berpengalaman.
Acara peresmian digelar secara sederhana dan dihadiri para mitra usaha FOHOWAY, perwakilan dari FOHOWAY Asia Pacific Region, serta undangan. Dengan hadirnya wellness center ini, FOHOWAY menyatakan mitra usaha dan masyarakat Manado diharapkan memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan, pelatihan, dan konsultasi produk.
FOHOWAY juga menilai Manado memiliki potensi besar, baik dari sisi pasar maupun semangat kewirausahaan masyarakatnya. Perusahaan menyebut, dalam beberapa tahun terakhir, banyak mitra dari daerah ini menunjukkan kinerja yang menonjol, mulai dari capaian penjualan hingga kontribusi dalam menyebarkan budaya hidup sehat di komunitas sekitar.
Melalui pembukaan Wellness Center Samratulangi, FOHOWAY menargetkan pertumbuhan mitra usaha yang lebih inklusif dan terarah, sekaligus memperkuat kehadirannya di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, sebagai bagian dari peta pertumbuhan perusahaan di kawasan Asia Pasifik.