Fondation Cartier pour l’Art Contemporain bersiap membuka babak baru di pusat kota Paris. Lembaga seni yang lahir pada 1984 atas inisiatif Alain Dominique Perrin, ketua Maison Cartier, ini dikenal sebagai ruang terbuka bagi publik untuk menikmati dan memahami seni kontemporer dari Prancis maupun mancanegara.
Fondation Cartier menampilkan beragam bentuk kreasi, mulai dari lukisan, patung, fotografi, sketsa, instalasi, karya tekstil, hingga film, pertunjukan langsung, dan performans. Koleksi tetapnya mencakup sekitar 4.500 karya dari 500 seniman dari berbagai negara. Program yang dijalankan bersifat multidisipliner dan menjangkau tema serta bidang seni yang luas.
Perjalanan Fondation Cartier di Paris juga ditandai perpindahan lokasi. Setelah pertama kali berdiri di Jouy-en-Josas, Yvelines, yayasan ini pindah ke arrondissement ke-14 pada 1994. Pada musim gugur 2025, Fondation Cartier dijadwalkan kembali berpindah dan membuka lokasi baru di kawasan Palais-Royal, berhadapan dengan Museum Louvre, menempati bangunan lama yang sebelumnya dikenal sebagai Louvre Antique.
Bangunan bergaya Haussmann tersebut telah direnovasi untuk menampung museum, koleksi, dan program seni. Di lokasi barunya, Fondation Cartier akan memiliki lebih dari 6.500 m² ruang pameran serta 8.500 m² ruang terbuka untuk umum. Ruang museum dibangun di atas platform yang dapat disesuaikan, sehingga tata ruang internal dapat diubah dan dikembangkan sesuai kebutuhan pameran.
Selain area pameran, fasilitas yang disediakan mencakup ruang pendidikan seni, toko dan perpustakaan, auditorium, restoran, serta bar. Meski tersebar di beberapa tingkat, seluruh fasilitas dirancang dapat diakses oleh pengunjung dengan kebutuhan khusus maupun mereka yang membutuhkan kemudahan mobilitas.
Dengan perpindahan ke pusat kota Paris, Fondation Cartier menegaskan posisinya sebagai salah satu tujuan utama bagi penikmat seni kontemporer, sekaligus menjanjikan rangkaian acara budaya sepanjang tahun.

