KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka memantapkan rencana pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Permintaan itu disampaikan Gubernur saat berkunjung ke RSUD Bahteramas untuk menjenguk salah seorang korban kecelakaan lalu lintas di Buton yang sedang menjalani perawatan. Dalam kesempatan itu, ia meminta Direktur RSUD Bahteramas dr. Sukirman agar pembangunan gedung baru dapat segera dimulai.
“Upayakan, pembangunannya dapat dilakukan tahun ini. Gedung ini akan menjadi pusat pelayanan rumah sakit,” kata Gubernur kepada Direktur RSUD, Minggu (8 Maret 2026).
Gedung baru yang direncanakan dibangun secara vertikal setinggi delapan lantai tersebut ditujukan untuk meningkatkan layanan, baik dari sisi kapasitas melalui penambahan daya tampung pasien maupun dari sisi kualitas pelayanan dengan penambahan peralatan medis canggih.
Dengan peningkatan fasilitas tersebut, pasien dengan kondisi berat diharapkan tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di daerah lain hanya karena keterbatasan peralatan.
Selain pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas, Gubernur juga menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Edy Surahmat agar pengadaan ambulans laut yang telah dianggarkan sebanyak dua unit dapat direalisasikan lebih awal pada tahun ini.
“Tahun ini kita siapkan dua unit. Tahun-tahun mendatang kita anggarkan lagi sehingga nanti ada setidaknya 17 ambulans laut yang melayani masyarakat di seluruh kabupaten/kota se-Sultra,” ujar Gubernur.
Sektor kesehatan disebut menjadi satu dari empat agenda prioritas pembangunan ASR-Hugua. Tiga agenda lainnya adalah pendidikan, infrastruktur, dan ketahanan pangan. Di tengah keterbatasan fiskal, pemerintah provinsi menetapkan empat sektor tersebut sebagai fokus utama untuk mengoptimalkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Sultra.

