Peringatan Hari Puisi Vietnam ke-24 tahun 2026 digelar di Provinsi Lai Chau dengan rangkaian kegiatan yang menonjolkan apresiasi terhadap karya sastra serta seni tulis tradisional. Panitia memperkenalkan para penyair dan karya-karya mereka melalui pertunjukan dan pembacaan puisi, yang sekaligus menjadi ruang pertukaran ekspresi dan emosi bagi para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 15 puisi dipajang dalam bentuk kaligrafi sebagai bagian dari upaya menghormati keindahan puisi dan tradisi seni tulis. Selain itu, penyelenggara membuka ruang pameran yang menampilkan berbagai publikasi lintas genre, termasuk karya sastra, foto-foto, puisi, cerita rakyat, Majalah Seni dan Sastra Lai Chau, serta publikasi seni dan sastra dari sejumlah provinsi tetangga.
Dalam pidatonya pada acara itu, Tong Thanh Hai, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi, menyampaikan pengakuan dan apresiasi atas kontribusi Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi serta para penulis dan seniman setempat. Ia menilai upaya kreatif yang dilakukan secara konsisten telah melahirkan karya bernilai ideologis dan artistik, memperkaya kehidupan spiritual masyarakat, serta turut mendukung pelaksanaan tugas politik dan pembangunan sosial-ekonomi daerah.
Untuk menjaga keberlanjutan perkembangan sastra dan seni di Lai Chau serta menjawab tuntutan era baru, ia meminta Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi bersama para seniman dan penulis agar terus mengikuti realitas kehidupan dan mencerminkan pembangunan serta perkembangan provinsi. Ia juga menekankan pentingnya menemukan dan menghargai unsur-unsur baru, individu teladan, dan nilai-nilai positif dalam komunitas etnis.
Menurutnya, perhatian perlu diberikan pada pelestarian, pemanfaatan, dan promosi identitas budaya tradisional dalam karya kreatif, sehingga karya modern tetap berakar pada semangat nasional. Ia juga mendorong pembinaan dan penemuan bakat kreatif muda, perluasan upaya promosi karya agar sastra dan seni lebih dekat dengan masyarakat—terutama generasi muda—serta penguatan pertukaran dan hubungan di dalam maupun luar provinsi untuk memperluas ruang kreatif dan meningkatkan citra Lai Chau.
Pada kesempatan yang sama, panitia turut membagikan buku kepada siswa dan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya menyebarkan budaya membaca dan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra di lingkungan masyarakat.

