Peringatan Hari Puisi Vietnam ke-24 tahun 2026 digelar di Provinsi Lai Chau dengan dihadiri perwakilan Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Provinsi, Departemen Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Kantor Komite Rakyat Provinsi, serta para pemimpin Komite Partai, Dewan Rakyat, Komite Rakyat, dan Komite Front Tanah Air Vietnam dari komune Le Loi. Acara ini juga diikuti para seniman, anggota Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi, serta mahasiswa dari komune Le Loi.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi, Pham Van Hai, menyampaikan bahwa Lai Chau sebagai wilayah perbatasan merupakan rumah bagi keragaman budaya dari 20 kelompok etnis dan telah lama menjadi sumber inspirasi bagi puisi. Mengusung tema “Sebelum Lautan Luas”, peringatan tahun ini diharapkan mendorong para penyair dan pecinta puisi terus berkarya dan mendedikasikan diri agar puisi Lai Chau menjangkau lebih luas serta berkontribusi memperkaya lanskap puisi Vietnam kontemporer.
Selama kegiatan, panitia memperkenalkan para penyair terkemuka beserta karya-karyanya melalui pertunjukan dan pembacaan puisi yang menghadirkan ruang interaksi bernuansa emosional. Sebanyak 15 puisi juga ditampilkan dalam bentuk kaligrafi sebagai bagian dari penghormatan terhadap keindahan puisi dan seni tulis tradisional. Selain itu, disiapkan ruang pameran yang menampilkan beragam publikasi, mulai dari sastra, puisi, cerita rakyat, Majalah Seni dan Sastra Lai Chau, hingga publikasi seni dan sastra dari beberapa provinsi.
Dalam pidatonya, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi, Tong Thanh Hai, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi serta para seniman dan penulis yang terus menghasilkan karya bernilai ideologis dan artistik. Menurutnya, karya-karya tersebut tidak hanya memperkaya kehidupan spiritual masyarakat, tetapi juga memberi kontribusi penting bagi pelaksanaan tugas politik serta pembangunan sosial-ekonomi daerah.
Untuk menjaga keberlanjutan pengembangan Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi sekaligus menjawab tuntutan era baru, Tong Thanh Hai mendorong agar asosiasi dan para seniman terus mengikuti realitas kehidupan dan secara nyata mencerminkan pembangunan serta perkembangan Provinsi Lai Chau. Ia juga menekankan pentingnya menemukan dan menghargai talenta baru, individu teladan, serta nilai-nilai positif di komunitas etnis.
Selain itu, ia meminta agar pelestarian, pemanfaatan, dan promosi identitas budaya tradisional menjadi fokus dalam proses kreatif, sehingga karya-karya modern tetap berakar pada semangat nasional. Perhatian terhadap pembinaan dan penemuan talenta kreatif muda, promosi karya agar lebih dekat dengan masyarakat—terutama generasi muda—serta penguatan pertukaran dan hubungan di dalam maupun luar provinsi juga menjadi bagian dari arahan untuk memperluas ruang kreatif dan meningkatkan citra Lai Chau.
Dalam kesempatan yang sama, ditegaskan pula bahwa provinsi akan terus memberi perhatian dan menciptakan kondisi yang mendukung pengembangan kegiatan sastra dan seni, dengan menempatkannya sebagai salah satu tugas penting dalam strategi pengembangan budaya dan masyarakat di Lai Chau.
Di akhir rangkaian acara, panitia penyelenggara membagikan buku kepada masyarakat sebagai upaya menyebarkan budaya membaca dan menumbuhkan kecintaan terhadap sastra di lingkungan komunitas.

