BERITA TERKINI
IBOS 2026 Perdana Digelar di Bekasi, Hadirkan 70 Brand dan Target 6.000 Pengunjung

IBOS 2026 Perdana Digelar di Bekasi, Hadirkan 70 Brand dan Target 6.000 Pengunjung

Indonesia Brand and Business Opportunity Show (IBOS) 2026 untuk pertama kalinya digelar di Kota Bekasi. Pameran peluang usaha ini berlangsung selama dua hari pada Sabtu–Minggu, 17–18 Januari 2026, di Convention Grand Galaxy Park, Bekasi Selatan, dengan menghadirkan sekitar 70 brand dari berbagai sektor usaha.

Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi penyelenggaraan IBOS 2026 yang dinilai strategis untuk mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, menyebut antusiasme masyarakat terlihat tinggi, mengingat kegiatan ini baru pertama kali digelar di Bekasi.

“Untuk kegiatan yang pertama kali diselenggarakan, ini sangat luar biasa. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, ditambah adanya pemberian penghargaan kepada pihak-pihak berprestasi,” kata Ika pada Sabtu (17/1).

Ika menilai kegiatan seperti IBOS dapat berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, munculnya entrepreneur baru berpotensi membuka lapangan kerja dan secara bertahap menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bekasi.

“Usaha tidak harus dimulai dari skala besar. Dari kecil pun peluangnya sangat besar. Ketika usaha berkembang dan merekrut karyawan, itu sudah membantu pemerintah mengurangi pengangguran,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan IBOS, mulai dari fasilitasi kegiatan hingga sosialisasi melalui kanal digital dan media sosial resmi pemerintah. Dukungan tersebut ditujukan agar pelaku UKM maupun IKF dapat mempromosikan produk dan usahanya agar lebih dikenal masyarakat.

Sementara itu, CEO Infobrand Group, Susilowati Ningsih, menjelaskan IBOS Expo menghadirkan beragam model peluang usaha, mulai dari distributor, kemitraan, keagenan, reseller, maklon, hingga waralaba dan business support. Selain pameran, IBOS 2026 juga dilengkapi agenda pendukung seperti business summit, bincang bisnis, entrepreneurship summit, hingga Brand Indonesia Summit.

Menurut Susilowati, Bekasi dipilih sebagai lokasi karena dinilai memiliki potensi pasar besar serta dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kewirausahaan. Ia menyebut respons masyarakat tinggi, dengan pendaftaran online yang telah mencapai ribuan peserta. Bahkan, sebelum seremoni pembukaan, pengunjung disebut sudah memadati area pameran.

Penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung selama dua hari mencapai sekitar 6.000 orang. Mayoritas pengunjung diproyeksikan merupakan calon wirausaha yang mencari peluang bisnis untuk dijalankan pada 2026.

Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia (ABI), Tri Raharjo, menyatakan IBOS menjadi bagian dari program pengembangan brand Indonesia agar dapat memperluas jaringan usaha ke berbagai daerah. Melalui pameran ini, brand-brand Indonesia diharapkan menemukan mitra yang tepat melalui pola keagenan, kemitraan, waralaba, maupun pengembangan berbasis online.

Selain pameran, ABI turut menggelar Brand Indonesia Summit yang menghadirkan akademisi dan praktisi bisnis nasional untuk berbagi strategi pengembangan brand lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional. “Tujuannya agar brand Indonesia bisa scale up, tidak hanya bertahan di skala lokal, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing secara nasional,” kata Tri.