BERITA TERKINI
Isyana Sarasvati Rilis Video Musik “Garuda di Dadaku”, Angkat Perjalanan Mimpi Putra Jelang Film Tayang Juni 2026

Isyana Sarasvati Rilis Video Musik “Garuda di Dadaku”, Angkat Perjalanan Mimpi Putra Jelang Film Tayang Juni 2026

Isyana Sarasvati mencuri perhatian lewat video musik “Garuda di Dadaku” yang resmi dirilis BASE Entertainment dan KAWI Animation pada Senin (18/5/2026). Video musik ini menjadi bagian dari rangkaian menuju penayangan film Garuda di Dadaku yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 11 Juni 2026.

Setelah lebih dulu muncul dalam trailer film pada April, lagu ikonis “Garuda di Dadaku” kini hadir dalam interpretasi baru dengan sentuhan aransemen orkestra khas Isyana. Nuansa megah dan emosional tersebut mengiringi kisah yang ditampilkan dalam video musik.

Lewat video musik ini, penonton diajak mengikuti perjalanan Putra, anak laki-laki yang memiliki mimpi besar untuk bermain di lapangan sepak bola terbesar. Dalam perjalanannya, Putra kerap diremehkan dan dianggap tidak cukup kuat untuk mewujudkan cita-citanya.

Secara visual, video musik menampilkan perjalanan Putra dari gang kecil tempat anak-anak bermain bola hingga atmosfer stadion dan pertandingan yang penuh tensi. Rangkaian adegan itu memperkuat pesan tentang keberanian untuk tetap percaya pada mimpi, meski dihadapkan pada keraguan dan tantangan.

Video musik tersebut juga menyelipkan bocoran adegan terbaru dari film animasi keluarga Garuda di Dadaku. Salah satunya menampilkan aksi pertandingan Putra bersama teman-temannya, yang disebut menjadi salah satu daya tarik utama film.

“Buat aku, lagu ini bukan cuma tentang sepak bola. Lagu ini tentang mimpi anak-anak yang sering kali terlihat sederhana, tetapi punya makna besar di hati mereka,” ujar Isyana dalam siaran pers, Senin (18/5/2026). Ia menambahkan, video musik itu terasa dekat dengan pengalaman banyak orang yang memulai mimpi dari tempat sederhana. “Aku rasa banyak dari kita juga pernah memulai mimpi dari tempat-tempat kecil seperti itu,” lanjutnya.

Sutradara Garuda di Dadaku, Ronny Gani, mengatakan video musik tersebut dirancang untuk menonjolkan semangat utama film, yakni keberanian anak-anak untuk terus percaya pada diri sendiri. Menurutnya, Putra adalah anak yang kerap merasa tidak cukup kuat untuk mengejar mimpinya, dan perjalanan itulah yang membuat ceritanya terasa dekat dengan banyak orang.

“Kami ingin video musik ini mengingatkan bahwa mimpi besar tidak selalu dimulai dari tempat besar. Kadang semuanya dimulai dari langkah kecil, keberanian sederhana untuk terus mencoba, dan dari orang-orang di sekitar yang memilih untuk percaya dan mendukung kita,” kata Ronny.

Film animasi keluarga ini mengisahkan Putra (Keanu Azka), bocah 13 tahun yang perlahan kehilangan rasa percaya diri. Kehadiran Gaga (Kristo Immanuel), sosok Garuda kecil magis, kemudian membawanya pada perjalanan untuk menemukan kembali keberanian dan keyakinan diri.

Film tersebut diproduseri Shanty Harmayn bersama Aoura Lovenson Chandra dan Tanya Yuson. Naskah film ditulis oleh Sofia Lo dan Makbul Mubarak. Garuda di Dadaku disebut sebagai interpretasi animasi baru dari intellectual property legendaris karya Salman Aristo dan Shanty Harmayn yang telah dikenal luas keluarga Indonesia.

Proyek ini merupakan kolaborasi BASE Entertainment, KAWI Animation, Robot Playground Media, serta sejumlah rumah produksi dan mitra kreatif lainnya. Film ini juga didukung Singapore Film Commission serta sejumlah brand partner.