Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman mengimbau masyarakat agar lebih peduli dan terbuka terhadap isu kesehatan mental. Ia menegaskan, gangguan psikologis dapat dialami siapa saja tanpa memandang profesi, jabatan, maupun status sosial.
Imbauan itu disampaikan saat AKBP Arif melakukan kunjungan ke Yayasan Berkas Bersinar, sebuah pondok rehabilitasi milik Purnomo yang dikenal dengan julukan Polisi Baik, di Kabupaten Lamongan, Jumat (23/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres mengungkapkan bahwa dari total 390 orang yang menjalani perawatan di yayasan itu, terdapat tiga anggota Polri yang turut direhabilitasi. Dua di antaranya berasal dari Polres Lamongan, sedangkan satu lainnya dari Satuan Brimob.
“Ini menjadi bukti bahwa persoalan mental, depresi, dan gangguan psikologis bisa menimpa siapa saja. Setiap individu memiliki persoalan hidup masing-masing. Ketika tidak memiliki ruang untuk berbagi, tekanan itu dapat berkembang menjadi gangguan kejiwaan,” ujar AKBP Arif.
Ia menambahkan, anggota Polri kerap menghadapi beban tugas yang berat serta persoalan pribadi yang tidak ringan. Bila tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut berpotensi memicu stres berkepanjangan hingga depresi. Karena itu, rehabilitasi dinilai menjadi langkah penting dalam proses pemulihan kesehatan mental.
AKBP Arif menyatakan bersyukur karena kondisi ketiga anggota Polri yang menjalani rehabilitasi menunjukkan perkembangan positif. “Alhamdulillah, kondisinya sudah sehat, lancar diajak berkomunikasi, dan insyaallah ke depan bisa kembali ke satuan masing-masing untuk berdinas dan melayani masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Lamongan bersama jajaran pejabat utama (PJU) menyampaikan apresiasi kepada Purnomo beserta tim Yayasan Berkas Bersinar. Menurutnya, metode rehabilitasi yang diterapkan di yayasan tersebut dinilai manusiawi dan holistik, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi, kegiatan positif, hingga penguatan spiritual melalui ibadah, salat, dan mengaji.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendoakan Pak Purnomo serta seluruh tim agar senantiasa diberikan kelancaran dan keikhlasan dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini. Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Kapolres juga berharap keteladanan yang ditunjukkan Purnomo dapat menjadi inspirasi bagi jajaran Polres Lamongan dalam meningkatkan kepercayaan publik. “Semoga Polres Lamongan ke depan bisa menjadi polisi yang baik, dipercaya, diandalkan, serta benar-benar hadir membantu masyarakat, sebagaimana yang telah dicontohkan Pak Purnomo,” pungkasnya.
Ke depan, Polres Lamongan berencana memperkuat sinergi dengan Yayasan Berkas Bersinar melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk agenda kolaboratif pada bulan Ramadan mendatang.