Elon Musk disebut Forbes baru saja menjadi orang pertama dalam sejarah yang memiliki aset melebihi 800 miliar dolar AS, setelah SpaceX mengakuisisi perusahaan AI dan jejaring sosial miliknya, xAI. Sejumlah prediksi juga menyebut miliarder itu berpeluang menjadi orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan bersih 1 triliun dolar AS dalam beberapa tahun mendatang.
Namun, di tengah lonjakan nilai aset tersebut, Musk memicu perdebatan di media sosial lewat komentarnya tentang kutipan populer, “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan.” Ia menulis, “Siapa pun yang mengatakan ini benar-benar tahu apa yang mereka bicarakan,” disertai emoji wajah sedih. Dalam beberapa jam, unggahan CEO Tesla itu disebut telah ditonton lebih dari 34 juta kali.
Pepatah “Uang tidak bisa membeli kebahagiaan” telah lama bertahan dalam budaya populer dan dikaitkan dengan filsuf abad ke-18 Jean-Jacques Rousseau. Maknanya menekankan bahwa uang dapat memberi kenyamanan dan rasa aman, tetapi tidak menjamin kebahagiaan sejati yang kerap bersumber dari hal-hal nonmateri seperti hubungan, tujuan hidup, dan kedamaian batin.
Pernyataan Musk pun memecah respons warganet. Sebagian menyatakan setuju, sementara yang lain melontarkan kritik. Ada pengguna yang bertanya langsung, “Jadi, apakah Anda tidak bahagia?” Sementara komentar lain bernada bercanda, “Beri saya $1 miliar dulu, biar saya verifikasi sendiri.”

