BERITA TERKINI
Kongres Biasa PSSI Papua Sepakati Perubahan Statuta dan Pembentukan Komisi Pemilihan Jelang KLB Juni 2026

Kongres Biasa PSSI Papua Sepakati Perubahan Statuta dan Pembentukan Komisi Pemilihan Jelang KLB Juni 2026

JAYAPURA — Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua menggelar Kongres Biasa PSSI Provinsi Papua di Kotaraja, Kota Jayapura, Sabtu (7/2/2026). Kongres ini menjadi tahapan awal menuju Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Papua yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Kongres dilaksanakan berdasarkan petunjuk PSSI Pusat dan diikuti klub-klub sepak bola serta perwakilan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kongres menyepakati dua agenda utama yang akan menjadi fokus menjelang KLB. Agenda pertama adalah perubahan statuta PSSI Papua dari tahun 2019 ke 2025, terutama terkait nomenklatur organisasi.

Dalam perubahan tersebut, sebutan Asprov PSSI Papua akan menjadi PSSI Papua. Sementara di tingkat kabupaten dan kota, nomenklatur Askab PSSI akan berubah menjadi PSSI Kabupaten/Kota.

Agenda kedua adalah pembentukan Komisi Pemilihan calon Ketua PSSI Papua dan Komisi Banding. Kedua komisi itu telah dipilih dan ditetapkan dalam Kongres Biasa.

BTM menegaskan, anggota komisi yang terpilih merupakan figur independen dan tidak terlibat langsung dalam aktivitas sepak bola di daerah, termasuk tidak memiliki klub di Askab PSSI kabupaten/kota. Untuk Ketua Komisi Pemilihan ditetapkan Dr. Risamasu, sedangkan Ketua Komisi Banding dijabat Lili Bauw.

Menurut BTM, kedua komisi tersebut akan bekerja selama empat tahun ke depan dalam rangka mempersiapkan pemilihan Ketua PSSI Papua pada KLB Juni 2026.

Ia juga menyampaikan syarat bagi calon Ketua PSSI Papua yang akan maju dalam bursa pencalonan, yakni pernah mengikuti kompetisi Liga 4 serta berasal dari organisasi Askab kabupaten/kota yang masih aktif, di antara ketentuan lainnya.

Selain itu, Asprov PSSI Papua disebut telah membentuk Asprov PSSI di empat daerah otonom baru pascapemekaran di Tanah Papua. Dengan perkembangan tersebut, struktur Asprov PSSI Papua saat ini membawahi satu kota dan delapan kabupaten.

Kongres Biasa ini diharapkan menjadi landasan pembenahan tata kelola organisasi sekaligus mendorong kemajuan sepak bola Papua ke depan.