Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Abdul Kadir, menegaskan pendidikan dan infrastruktur kembali menjadi perhatian utama dalam agenda pembangunan daerah. Hal itu ia sampaikan saat melaksanakan reses di sejumlah wilayah.
Menurut Abdul Kadir, kebutuhan dasar masyarakat perlu menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran daerah, terutama di tengah kondisi keuangan pusat dan daerah yang dinilai belum sepenuhnya stabil.
“Yang paling utama adalah kebutuhan dasar masyarakat. Pendidikan, kesehatan, dan perbaikan jalan rusak harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, ia mendorong peningkatan beasiswa bagi siswa kurang mampu, pemberian insentif bagi guru, serta perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Ia menilai kualitas pendidikan akan menentukan masa depan generasi muda sekaligus arah pembangunan Kotabaru.
“Kalau kita ingin Kotabaru maju, investasinya harus dimulai dari pendidikan. Anak-anak harus mendapat dukungan yang layak, termasuk guru-gurunya,” tegasnya.
Selain pendidikan, aspirasi yang disampaikan masyarakat juga menyinggung layanan kesehatan, khususnya kebutuhan pengadaan ambulans di wilayah Sekapung dan Baharu Utara. Ia menilai akses layanan medis yang cepat penting bagi daerah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.
Abdul Kadir juga menyoroti proyek pembangunan Masjid Raya Kotabaru yang sempat mengalami kendala. Proyek multi-years tersebut direncanakan rampung dalam tiga tahun dan diharapkan dapat dituntaskan sesuai jadwal.
“Masjid Raya adalah kebanggaan Kotabaru. Sangat disayangkan jika tidak diselesaikan. DPRD mendukung penuh kelanjutan pembangunan, dengan catatan dikerjakan kontraktor yang bonafide dan mampu menyelesaikan tepat waktu,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, ia menyebut DPRD siap melakukan penyesuaian anggaran apabila diperlukan, agar proyek strategis dan kebutuhan mendasar masyarakat dapat terealisasi dengan baik.

