BERITA TERKINI
Konser “Musical Flow” di Hanoi Peringati 76 Tahun Hubungan Diplomatik Vietnam–Polandia

Konser “Musical Flow” di Hanoi Peringati 76 Tahun Hubungan Diplomatik Vietnam–Polandia

Program konser khusus bertajuk “Musical Flow” digelar pada malam 31 Mei di Teater Ho Guom, Hanoi, untuk memperingati 76 tahun hubungan diplomatik Vietnam dan Polandia (1950–2026). Acara ini diselenggarakan Asosiasi Musik Klasik Vietnam bekerja sama dengan Kedutaan Besar Polandia di Vietnam.

Konser tersebut disebut memiliki makna diplomatik budaya, sekaligus menjadi penghormatan atas persahabatan kedua negara dan penegasan peran musik sebagai bahasa universal yang melampaui batas.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Polandia untuk Vietnam, Joanna Skoczek, menyampaikan bahwa konser ini memberi kesempatan bagi publik menikmati penampilan sekaligus merayakan hubungan antarmanusia dan antarkebudayaan. Ia menekankan musik dapat melampaui kata-kata, batas negara, dan generasi, sehingga memungkinkan saling pengertian meski berasal dari latar berbeda. Skoczek juga menyinggung kontribusi para komponis Polandia—dari Fryderyk Chopin hingga Karol Szymanowski, Henryk Wieniawski, Witold Lutosławski, dan Krzysztof Penderecki—yang karyanya terus menyentuh penonton di berbagai belahan dunia. Menurutnya, konser ini turut melambangkan persahabatan Polandia dan Vietnam.

Program konser dibagi menjadi dua bagian yang dibawakan dua pianis, yakni Rafał A. Łuszczewski dari Polandia dan Nguyễn Việt Trung dari Vietnam. Pada bagian pertama, Nguyễn Việt Trung membuka penampilan dengan karya Franz Schubert “Impromptu Op. 90 No. 1 & 2,” dilanjutkan “Sonata No. 3” karya Prokofiev. Ia kemudian membawakan sejumlah karya Chopin, termasuk “Ballade No. 4” dalam F minor, “Andante Spianato,” serta “Grande Polonaise Brillante Op. 22.”

Bagian kedua diisi Rafał A. Łuszczewski yang menghadirkan suasana kontemplatif melalui “Rhapsody Op. 79 No. 1” karya Brahms, serta karya-karya Chopin seperti “Waltz Op. 34,” “Nocturne Op. 15,” dan “Scherzo No. 3.” Program ditutup dengan “Warsaw Concerto” karya Richard Addinsell, yang digambarkan sebagai karya menyentuh yang membangkitkan kedalaman sejarah dan budaya Eropa.

Penyusunan program disebut sebagai perjalanan artistik berkelanjutan yang mempertemukan mahakarya musik dalam interpretasi dua generasi seniman. Rangkaian ini juga dinilai menciptakan dialog halus melalui musik dan menguatkan pesan tentang koneksi, dialog, serta berbagi antara Vietnam dan Polandia, sekaligus menjadi jembatan untuk memperdalam kerja sama komprehensif kedua negara.

Rafał A. Łuszczewski tercatat memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman tampil di berbagai gedung konser bergengsi dunia. Ia dikenal sebagai penafsir Chopin dan memiliki repertoar luas serta sejumlah penghargaan dari kompetisi piano internasional. Sejak 2003, ia terdaftar sebagai Artis Steinway dalam daftar resmi Steinway & Sons di New York.

Sementara itu, pianis muda Nguyễn Việt Trung disebut sebagai salah satu tokoh menonjol di kalangan seniman kontemporer Vietnam. Ia meraih hadiah pertama Festival Piano Nasional di Polandia pada 2021, pernah berpartisipasi dalam Kompetisi Piano Internasional Chopin di Polandia, serta tampil di berbagai panggung besar di Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Dengan latar pendidikan dan karier internasional yang terus berkembang, ia dikenal atas kemampuan menafsirkan karya Chopin dan sejumlah komposer klasik lainnya.