Program konser “Suara Vietnam” digelar oleh Departemen Musik Tradisional Akademi Musik Nasional Vietnam untuk memperingati dua tonggak penting, yakni ulang tahun ke-70 Akademi Musik Nasional Vietnam serta ulang tahun ke-17 Orkestra Tradisional Nasional Vietnam (2009–2026).
Dalam sambutannya, Dr. Quoc Hung—Seniman Rakyat sekaligus Direktur Akademi Musik Nasional Vietnam—menyampaikan bahwa Orkestra Tradisional Nasional Vietnam berdiri pada 2009 melalui keputusan yang ditandatangani Wakil Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Tran Chien Thang. Orkestra ini dibentuk dengan inti personel yang berasal dari para seniman, dosen, dan mahasiswa berprestasi di jurusan Musik Tradisional.
Orkestra tersebut menggelar pertunjukan perdananya pada 28 Mei 2009 di Gedung Opera Besar Hanoi. Menurut Quoc Hung, pembentukan Orkestra Tradisional Nasional Vietnam menjadi tonggak yang menandai perkembangan musik tradisional Vietnam di era baru.
Quoc Hung juga menekankan bahwa musik tradisional Vietnam tidak hanya merupakan seni pertunjukan, melainkan “jiwa bangsa” yang merekam perjalanan pembangunan yang terjalin dengan sejarah perjuangan, pembangunan, dan pertahanan negara. Ia menilai upaya pelestarian musik tradisional berarti menjaga akar dan identitas budaya Vietnam di tengah arus integrasi global serta fase pembangunan nasional yang baru.
Melalui “Suara Vietnam”, penyelenggara menyampaikan pesan tentang aspirasi untuk melestarikan, mengembangkan, dan mengintegrasikan musik tradisional ke dalam kehidupan kontemporer dengan cara yang lebih dekat dan mudah diakses oleh khalayak lintas usia. Program ini, sebagaimana disampaikan dalam rangkaian acara, juga menjadi ruang untuk menampilkan dedikasi banyak generasi seniman, dosen, komposer, konduktor, dan mahasiswa yang menjaga kesinambungan musik tradisional selama beberapa dekade.
Konser dibawakan oleh Orkestra Nasional Vietnam dari Akademi Musik Nasional Vietnam, melibatkan sejumlah Seniman Rakyat, Seniman Berjasa, seniman serta dosen terkemuka di bidang musik tradisional Vietnam, dan mahasiswa berprestasi dari Jurusan Musik Tradisional. Program ini turut menghadirkan penampilan Assoc. Prof. Dr. Seniman Berjasa Tan Nhan, seniman Anh Tho, serta seniman Trong Tan.
Susunan acara dirancang sebagai panorama musik Vietnam yang meninjau perkembangan musik nasional dalam kaitannya dengan sejarah perjuangan, pembangunan, dan perkembangan negara. Program dibuka dengan “Gendang Lac Hong” yang menghadirkan semangat nasional, lalu membawa penonton menyusuri ragam warna musik dari Utara, Tengah, dan Selatan, memadukan karya-karya klasik dengan komposisi yang lebih baru untuk orkestra tradisional.
Sejumlah karya ditampilkan, antara lain “Ông Gióng” karya komposer Xuân Khoát yang disebut sebagai karya besar pertama untuk orkestra tradisional Vietnam, kemudian “Melodi Tanah Air” (Hồng Thái), “Fantasi Vietnam” (Hồ Hoài Anh), dan “Negeri yang Damai” (Phạm Ngọc Khôi).
Di sela rangkaian utama, konser juga diisi penampilan solo, duet, dan grup yang menonjolkan aspek teknis dan akademis. Di antaranya “Sunrise Concerto” untuk kecapi bulan yang dibawakan Seniman Rakyat Co Huy Hung, serta “Au O Vi Dau” yang ditampilkan melalui zither oleh Seniman Berjasa Le Chi dan Le Giang. Salah satu penampilan yang mendapat sorotan adalah “Keeping Spring Alive” (karya Xuan Khai) yang diaransemen dan dipentaskan Dr. dan Seniman Rakyat Pham Tra My, menampilkan 50 pemain zither.
Program ini juga menghadirkan keindahan musik vokal tradisional melalui lagu-lagu “Jauh dari Pantai”, “Selendang Piêu”, dan “Ho Chi Minh, Nama Terindah”, dengan penampil Seniman Berjasa Tan Nhan, Anh Tho, dan Trong Tan.
Konser ditutup dengan karya “Bangsa yang Bersatu” ciptaan komposer Duong Duc Thuy, yang digubah pada 2026 dan dipentaskan untuk pertama kalinya. Seniman Rakyat Pham Ngoc Khoi menyebut pemilihan karya ini sebagai penutup memiliki makna simbolis: bukan hanya tentang penyatuan bangsa, tetapi juga aspirasi menghubungkan wilayah-wilayah budaya, generasi seniman, serta masa lalu dan masa depan musik tradisional Vietnam.
Sementara itu, Seniman Rakyat Co Huy Hung selaku Kepala Departemen Musik Tradisional Akademi Musik Nasional Vietnam menyatakan bahwa sejak berdiri, Orkestra terus berkembang. Ia menegaskan, di panggung mana pun Orkestra berupaya menampilkan karya-karya baru, menciptakan ruang kreatif bagi musisi Vietnam, dan berkontribusi pada pengembangan musik nasional. Selama beroperasi, Orkestra juga disebut kerap menjalankan program berskala besar, berpartisipasi dalam berbagai acara nasional penting, kegiatan dalam dan luar negeri, serta pertukaran internasional.
Melalui konser “Suara Vietnam”, Orkestra Nasional Vietnam menyampaikan tekad untuk terus melestarikan dan mengembangkan orkestra nasional sesuai perannya, setelah 17 tahun berdiri dan melalui berbagai tantangan. Orkestra juga menargetkan terciptanya lingkungan bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, menjaga agar karya-karya untuk orkestra nasional tidak hilang, serta mendekatkan musik tradisional kepada masyarakat melalui program semacam “Suara Vietnam” maupun agenda tahunan lainnya.