Orkestra Nasional Vietnam menggelar konser bertajuk Suara Vietnam sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang menandai 17 tahun berdirinya orkestra (2009–2026) sekaligus menyongsong perayaan 70 tahun Akademi Musik Nasional Vietnam (1956–2026). Acara ini diselenggarakan oleh Departemen Musik Tradisional bersama Orkestra Nasional Vietnam di bawah Akademi Musik Nasional Vietnam.
Dalam pidatonya, Direktur Akademi Musik Nasional Vietnam, Dr. Do Quoc Hung—Seniman Rakyat—menyebut Suara Vietnam sebagai kegiatan budaya dan seni berskala besar. Ia menekankan bahwa musik tradisional Vietnam tidak hanya dipahami sebagai seni pertunjukan, melainkan juga sebagai “jiwa bangsa” yang merekam perjalanan sejarah, perjuangan, pembangunan, hingga pertahanan negara.
Menurut Do Quoc Hung, konser ini membawa pesan tentang aspirasi untuk melestarikan, mengembangkan, dan mengintegrasikan musik tradisional Vietnam ke dalam kehidupan kontemporer secara lebih mendalam, agar semakin mudah diakses oleh publik dari berbagai kelompok usia.
Program Suara Vietnam melibatkan 130 seniman, termasuk sejumlah Seniman Rakyat, Seniman Berjasa, seniman dan dosen terkemuka di bidang musik rakyat Vietnam, serta mahasiswa berprestasi dari Jurusan Musik Tradisional. Konser ini disusun sebagai penggambaran panorama Vietnam melalui musik.
Sebanyak 15 karya ditampilkan untuk merepresentasikan “aliran berkelanjutan” musik tradisional dalam perkembangan musik nasional yang terkait dengan sejarah perjuangan, pembangunan, dan perkembangan negara. Salah satu daya tarik yang ditekankan dalam program ini adalah keterkaitan yang berkesinambungan antara tradisi dan zaman kontemporer, antarkawasan budaya, serta antargenerasi pencipta karya.
Dari karya komposer senior hingga kreasi penulis muda, rangkaian repertoar tersebut ditujukan untuk menunjukkan nilai-nilai abadi musik tradisional sekaligus menampilkan vitalitas, kemampuan beradaptasi, dan perkembangan berkelanjutan bentuk seni ini dalam konteks masa kini. Melalui tiap melodi, penonton diajak menjelajahi beragam wilayah Vietnam, merasakan kekayaan budaya regional, serta menyaksikan energi dan optimisme masyarakat Vietnam dalam perjalanan pembangunan dan integrasi.
Konduktor Orkestra Nasional Vietnam, Seniman Rakyat Pham Ngoc Khoi, menjelaskan bahwa pemilihan karya Bangsa yang Damai sebagai penutup program dimaksudkan untuk menegaskan aspirasi utama rakyat Vietnam: perdamaian, kemakmuran, dan pembangunan. Karya tersebut dikembangkan dari tradisi musik Hue dan diposisikan sebagai suara keyakinan, persatuan, serta harapan membangun bangsa yang makmur.
Kedalaman emosional konser juga diperkuat melalui keterlibatan sejumlah penyanyi. Di antaranya Profesor Madya, Doktor, sekaligus Seniman Berjasa Tan Nhan yang membawakan Jauh dari Pantai (digubah Nguyen Tai Tue; diaransemen Pham Ngoc Khoi), Anh Tho dengan Selendang Piêu (digubah Doan Nho; diaransemen Duong Duc Thuy), serta Trong Tan yang membawakan Ho Chi Minh, Nama Terindah (digubah Tran Kiet Tuong; diaransemen Seniman Rakyat Pham Ngoc Khoi). Perpaduan vokal dan instrumen ini menghadirkan kombinasi antara melodi tradisional dan daya tarik lagu-lagu yang telah dikenal luas.
Melalui bahasa musik tradisional Vietnam, Orkestra Nasional Vietnam melukiskan perjalanan perjuangan, pembangunan, dan perkembangan negara dengan materi musikal yang beragam, mulai dari wilayah Delta Utara hingga pegunungan utara, lagu-lagu rakyat Selatan, serta musik istana Hue yang dipadukan dengan musik rakyat dari Vietnam Tengah bagian Utara.
Melalui Suara Vietnam, Orkestra Nasional Vietnam dari Akademi Musik Nasional Vietnam menegaskan perannya sebagai ruang pertemuan, pelestarian, dan pengembangan esensi musik tradisional di atas fondasi kreativitas kontemporer. Pertunjukan karya-karya baru yang menggabungkan unsur rakyat dengan orkestrasi modern juga ditampilkan sebagai upaya memperluas jangkauan ekspresif musik rakyat Vietnam dalam kehidupan masa kini. Penyelenggara menilai keberhasilan dan kesan program ini turut berperan dalam meningkatkan apresiasi estetika musik serta menumbuhkan kebanggaan identitas budaya Vietnam, terutama di kalangan generasi muda.