Pertunjukan penghormatan bertajuk De Michel à France, Le Concert Extraordinaire akan mengajak penonton menelusuri kembali semangat era 1970-an—periode ketika kolaborasi Michel Berger dan France Gall melahirkan lagu-lagu yang tetap melekat di ingatan dan terus mengundang orang untuk berdansa, sekaligus menyentuh sisi emosional pendengarnya.
Dalam narasi yang dibangun pertunjukan ini, Prancis pada dekade 1970-an digambarkan sedang berubah: dari hitam-putih menuju warna, dengan hadirnya generasi baru yang lebih bebas, berani, dan elektrik. Di momen itulah Michel Berger disebut mulai menonjolkan bakatnya sebagai pencipta lagu, dengan karya-karya yang membingkai nama-nama seperti Véronique Sanson dan Françoise Hardy lewat deretan hit yang elegan.
Kisah berlanjut ketika France Gall hadir dalam hidupnya. Hubungan keduanya kemudian menjadi fondasi bagi perjalanan musik yang kerap dipandang sebagai perpaduan cinta dan bakat—membentuk identitas “Michel dan France” di mata publik.
Konser tribute ini menampilkan repertoar yang disebut telah menjadi abadi, mulai dari lagu-lagu yang identik dengan energi panggung seperti “Tout pour la musique”, “Ça balance pas mal à Paris”, “La Groupie du pianiste”, hingga “Babacar”. Sejumlah lagu bernuansa lebih emosional juga dihadirkan, di antaranya “Diego libre dans sa tête”, “Pour me comprendre”, “Évidemment”, “Laisser passer les rêves”, dan “Seras-tu là…”.
De Michel à France diposisikan sebagai pertunjukan musik penghormatan untuk dua tokoh penting chanson Prancis. Produksi ini disebut sejalan dengan proyek-proyek besar lain dari pihak penyelenggara seperti L’Héritage Goldman dan Génération Céline.
Pertunjukan ini dijadwalkan hadir pada 2027 dan ditujukan untuk digelar di berbagai gedung konser besar di Prancis, dengan tujuan merayakan kembali karya-karya Michel Berger dan France Gall melalui pengalaman konser langsung.