Anggapan bahwa masa kejayaan band telah lewat kerap disebut sebagai salah satu penyebab makin jarangnya band baru yang muncul dan menarik perhatian publik luas. Di tengah situasi tersebut, grup-grup lama yang sudah memiliki nama besar masih mendominasi panggung musik Tanah Air, seperti Dewa 19, God Bless, dan Wali.
Untuk mendorong regenerasi band atau grup musik, Indosiar menyiapkan program kompetisi bertajuk Band Academy. Ajang ini digelar setelah stasiun televisi tersebut meraih kesuksesan melalui kompetisi dangdut D’Academy.
Sejumlah musisi dipercaya menjadi juri sekaligus pembina bagi peserta, di antaranya Anang Hermansyah, Tantri Kotak, Chua Kotak, Ariyo Wahab, dan Pongky Barata. Mereka akan membimbing band-band baru agar memiliki kemampuan, mental, serta penampilan yang kuat untuk tampil di masa mendatang.
Dalam jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (2/4), Pongky Barata menyampaikan pesan agar peserta tidak patah semangat saat menerima kritik dari para juri. Menurutnya, masukan yang disampaikan—meski terasa pedas—ditujukan untuk membantu peserta bertumbuh dan berkembang.
“Perlu diingat kalau Anang memberikan kritikan pedas, bukan untuk menjatuhkan. Sekeras apa pun kritikan, itu untuk kebaikan kalian,” ujar Pongky.
Ariyo Wahab juga menyampaikan pesan serupa. Ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan di kompetisi ini sebaik mungkin untuk menyerap ilmu dan pengalaman sebagai bekal menghadapi perjalanan karier mereka ke depan.

