Banyuwangi—Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cluring menerima kunjungan 58 bhikkhu dari lima negara pada Senin, 11 Mei 2026. Kedatangan rombongan ini merupakan bagian dari agenda Indonesia Walk for Peace 2026, sebuah kegiatan yang membawa pesan perdamaian dan kemanusiaan.
Para bhikkhu yang berasal dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Laos, dan Kamboja tiba di KUA Cluring dengan berjalan kaki. Kehadiran mereka disambut oleh jajaran KUA, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut menyaksikan prosesi penyambutan.
Penyambutan berlangsung tertib dan khidmat di halaman KUA Cluring. Suasana keakraban mewarnai pertemuan tersebut, dengan sapaan hangat yang mencerminkan semangat persaudaraan lintas agama di tengah masyarakat.
Kepala KUA Cluring, Gufron Musthofa, menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kunjungan para bhikkhu. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan spiritual, tetapi juga sebagai pesan kemanusiaan yang relevan bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
“Kami merasa terhormat dapat menerima para bhikkhu di KUA Cluring. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki semangat persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman. Melalui kegiatan Indonesia Walk for Peace, kita belajar bahwa perdamaian dapat dibangun melalui langkah-langkah kecil yang penuh ketulusan,” ujar Gufron.
Ia menambahkan, KUA sebagai pusat layanan keagamaan memiliki tanggung jawab untuk terus merawat nilai moderasi beragama, toleransi, dan harmoni sosial di masyarakat.
Indonesia Walk for Peace 2026 membawa pesan perdamaian universal, cinta kasih, serta persatuan lintas budaya dan agama. Perjalanan panjang yang ditempuh dengan berjalan kaki dipandang sebagai simbol kesederhanaan, keteguhan spiritual, sekaligus ajakan untuk menjaga kedamaian.
Melalui momentum kunjungan ini, diharapkan semangat moderasi beragama semakin tumbuh. Kehadiran para bhikkhu di KUA Cluring menjadi gambaran bahwa dialog, penghormatan, dan kerja sama antarumat beragama dapat memperkuat persatuan.