Kuala Lumpur—Festival musik lintas negara Latihan Pestapora yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus 2026 diharapkan dapat memperkuat ikatan persaudaraan Indonesia dan Malaysia melalui seni dan budaya.
Direktur Festival Pestapora sekaligus Co-Founder Boss Creator, Kiki Aulia Ucup, mengatakan Latihan Pestapora akan menjadi panggung kolaborasi musisi dari kedua negara. Menurutnya, agenda ini merupakan gerakan budaya yang memperkuat hubungan musik di tingkat regional.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memperdalam tidak hanya hubungan antar-organisasi, tetapi juga ikatan persaudaraan antara kedua negara kita,” ujar Kiki.
Latihan Pestapora diadopsi dari festival musik Indonesia, Pestapora. Acara dijadwalkan berlangsung di Stadion Hoki Nasional, Kuala Lumpur, pada 15 Agustus mendatang.
Festival ini terselenggara melalui kerja sama Hitman Solutions dan Boss Creator. Penyelenggara menargetkan pengalaman festival musik baru bagi publik Malaysia, dengan konsep 12 jam nonstop mulai pukul 12.00 hingga 24.00 waktu Malaysia.
Sejumlah musisi Indonesia yang dijadwalkan tampil antara lain Tulus, Romantic Echoes, Juicy Luicy, Bernadya, Mahalini, Maliq & D’Essentials, Rhoma Irama Soneta, serta Nadhif Basalamah. Dari Malaysia, nama-nama yang akan tampil mencakup Aisha Retno, Aziz Harun, Gerhana Skacinta, Masdo, Insomniacks, dan FUGO.
Head of Special Projects Hitman Solutions, Keeran D, menyatakan kurasi daftar musisi Latihan Pestapora 2026 mencerminkan apa yang diinginkan penggemar di Malaysia. Ia juga menambahkan, penyelenggaraan Latihan Pestapora untuk kedua kalinya di Malaysia akan menyuguhkan pengalaman berbeda bagi penikmat musik.