BERITA TERKINI
Lebih dari 3.000 Peserta Daftar Kompetisi Suara Pemuda Nasional 2026

Lebih dari 3.000 Peserta Daftar Kompetisi Suara Pemuda Nasional 2026

Kompetisi Suara Pemuda Nasional 2026 mencatat antusiasme tinggi sejak tahap awal. Panitia menyebut lebih dari 3.000 aplikasi telah diterima untuk mengikuti babak penyisihan daring, yang menjadi pintu masuk kompetisi bagi pelajar dan anak muda berusia 6 hingga 25 tahun di seluruh negeri.

Kompetisi ini diposisikan sebagai platform seni nasional bagi peserta yang memiliki minat pada vokal. Dengan dukungan profesional dari Departemen Seni Pertunjukan di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, ajang ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan seni pemuda yang menonjol pada 2026.

Dalam penyelenggaraannya, kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni non-profesional dan profesional. Adapun jenis pendaftaran meliputi Solo, Duet, Grup (3–6 anggota), serta Paduan Suara (12 anggota atau lebih). Peserta dapat membawakan sejumlah genre yang ditetapkan, termasuk musik anak-anak, musik ringan, musik rakyat/tradisional, dan musik kamar.

Penyelenggara menilai kebutuhan generasi muda untuk mengekspresikan diri dan mengejar minat bermusik terus meningkat seiring perkembangan seni pertunjukan. Namun, mereka juga menyoroti masih terbatasnya lingkungan kerja yang profesional, transparan, serta memiliki rencana pengembangan karier yang terstruktur bagi talenta muda. Karena itu, Kompetisi Suara Pemuda Nasional 2026 dirancang bukan hanya sebagai kontes menyanyi, melainkan sebagai perjalanan jangka panjang untuk menemukan, membina, dan mengangkat bakat vokal muda.

Melalui program ini, panitia menargetkan terbentuknya lingkungan artistik yang sehat, termasuk kesempatan peserta terhubung dengan profesional, produser musik, dan lembaga pelatihan bereputasi. Kompetisi juga membawa misi pelestarian nilai budaya nasional, mendorong pertukaran artistik internasional, serta berkontribusi pada pembentukan generasi seniman muda yang berwawasan luas, memiliki teknik vokal, kesadaran budaya, dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.

Ketua Panitia Penyelenggara, Nguyen Van Tuan, menyatakan kompetisi ini dibuat untuk mencari talenta dari berbagai daerah sekaligus memberi kesempatan dan menumbuhkan kepercayaan diri, terutama bagi anak muda di wilayah terpencil yang belum pernah tampil di panggung besar. Ia menegaskan bahwa fokus program tidak semata mencari juara, tetapi membangun perjalanan pertumbuhan yang mendorong kaum muda hidup positif, percaya diri, dan menyebarkan nilai-nilai baik.

Panitia menyatakan proses seleksi dan penjurian akan mengutamakan transparansi, kemampuan vokal, visi artistik, serta potensi pengembangan jangka panjang kontestan. Panel juri disebut terdiri dari Seniman Rakyat, Seniman Berprestasi, doktor, maestro musik, dosen, dan seniman terkemuka untuk memastikan profesionalisme dan objektivitas di setiap babak.

Musisi Tran Khanh Ly ditunjuk sebagai pengarah musik program. Dengan latar belakang pendidikan di Universitas Pusat Pendidikan Seni dan Akademi Tari Vietnam, ia akan mendampingi peserta dan berkontribusi pada peningkatan kualitas artistik sepanjang kompetisi.

Rangkaian lomba dimulai dari babak penyisihan daring di platform TikTok pada 29 Mei hingga 31 Agustus 2026. Panitia mensyaratkan nyanyian akustik 100% pada tahap ini untuk menjaga keaslian dan keadilan. Peserta terbaik kemudian akan melaju ke semi-final langsung yang dijadwalkan berlangsung di Hanoi, Da Nang, dan Ho Chi Minh City, sebelum memasuki final nasional serta acara penghargaan pada Desember 2026 di Hanoi.

Selain gelar Juara dan Juara Kedua serta sistem medali Emas, Perak, dan Perunggu, kompetisi juga menyiapkan sejumlah penghargaan tambahan seperti Kontestan Berbakat, Kontestan Inspiratif, dan Favorit Penonton. Panitia menyebut ajang ini sekaligus membuka peluang bagi talenta muda untuk mengakses pelatihan profesional dan lingkungan pertunjukan.

Dengan struktur kompetisi yang dirancang berjenjang dan dukungan arahan profesional, penyelenggara menilai Kompetisi Suara Pemuda Nasional 2026 berpotensi menjadi wadah penting bagi gerakan musik pemuda Vietnam, sekaligus memberi ruang bagi peserta untuk tampil percaya diri dan menegaskan ciri khas musikal mereka.