Warga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya di Kecamatan Tenggarong, dijadwalkan akan disuguhkan acara hiburan bertajuk LOL Party pada 15 Februari 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Kafe Haha Coffee, Jalan Patin Nomor 53, Kelurahan Timbau.
LOL Party akan menghadirkan sejumlah penampilan dari komunitas dan talenta lokal. Di antaranya DJ Singerik dan DJ Lisa, serta penampilan dari komunitas musik Elpapito dan BNB Crew. Selain itu, komunitas tari Kala Menari juga dijadwalkan turut tampil.
Manager Kafe Haha Coffee, Jihad Kamal, mengatakan penyelenggaraan LOL Party menjadi bagian dari langkah awal untuk menghidupkan kembali kafe tersebut yang sempat tutup. Ia menjelaskan, pihaknya membuka ruang bagi komunitas untuk berkegiatan di lokasi itu.
“Konsepnya lebih terbuka untuk komunitas. Jadi, ketika ada komunitas yang ingin berkegiatan di sini dan itu murni kegiatan komunitas, bukan dari dinas atau pemerintah, kami persilakan tanpa biaya sewa tempat. Sistemnya saling menguntungkan, misalnya pengunjung tidak boleh membawa makanan dan minuman dari luar,” ujarnya saat dihubungi pada Jumat (13/2/2025).
Menurutnya, Haha Coffee ingin menjadi wadah bagi komunitas di Kukar. LOL Party disebut sebagai penanda bahwa tempat tersebut siap digunakan untuk berbagai jenis kegiatan, dengan catatan adanya tanggung jawab bersama.
Sebelumnya, kafe ini juga pernah menggelar acara serupa dengan variasi penampilan musik, mulai dari metal hingga koplo dan orkes. Jihad menilai antusias pengunjung cukup baik, meski peminat tiap genre masih tersegmentasi. Ke depan, pengelola berencana menyusun konsep acara yang lebih terfokus berdasarkan genre agar dapat menjangkau penonton lebih luas.
Selain musik modern, pihak kafe juga berencana menghadirkan unsur budaya dalam kegiatan yang digelar. Ia menilai perkembangan tempat tongkrongan di Tenggarong cukup pesat, namun unsur budaya lokal masih jarang ditampilkan.
“Kedepannya, kami ingin bukan cuma komunitas musik, tapi juga sanggar tari dan pelaku seni budaya bisa tampil di sini secara berkala,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini kemungkinan akan digelar satu hingga dua kali dalam setahun. Meski demikian, kesempatan tetap terbuka bagi komunitas yang ingin menyelenggarakan kegiatan secara mandiri di Haha Coffee.

