Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar pemutaran film karya mahasiswa dalam rangkaian Jurnalistik Art & Stories Festival (JASF) 2026 di Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari mata kuliah Film dan Sinematografi yang menjadi mata kuliah wajib dalam kurikulum Prodi Jurnalistik UHO.
Ketua Prodi Jurnalistik UHO, Marsia Sumule Genggong, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan festival ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa untuk menampilkan keterampilan di bidang media audiovisual, khususnya film.
“JASF ini adalah realisasi dari mata kuliah film dan sinematografi. Setiap mahasiswa jurnalistik diharapkan memiliki keterampilan dalam pembuatan film, baik film fiksi maupun film dokumenter,” ujar Marsia.
Ia menjelaskan, pemutaran film di Taman Budaya Sultra menampilkan karya mahasiswa jurnalistik dengan beragam genre, mulai dari film fiksi, horor, hingga komedi. Film-film tersebut diproduksi selama proses perkuliahan.
Menurut Marsia, antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan ini tergolong tinggi. Dalam waktu yang relatif singkat, mahasiswa dinilai mampu menghasilkan karya film sebagai output pembelajaran.
“Dengan keterampilan yang mereka dapatkan dari tim pengajar, mahasiswa mampu menghasilkan karya-karya film jurnalistik. Meski masih perlu penyempurnaan, ini adalah langkah penting bagi mereka sebagai calon profesional media visual,” katanya.
Marsia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memberi ruang positif bagi generasi muda untuk memanfaatkan media secara produktif dan kreatif.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diarahkan untuk menciptakan karya yang bermanfaat, bukan sekadar menggunakan media visual untuk hal-hal yang negatif,” tutupnya.

