BERITA TERKINI
Mahasiswa UBBG Gelar Pentas Seni dan Malam Amal untuk Korban Banjir di Aceh

Mahasiswa UBBG Gelar Pentas Seni dan Malam Amal untuk Korban Banjir di Aceh

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menggelar Pentas Seni Pertunjukan dan Malam Amal untuk Korban Banjir di Gedung Indoor Taman Seni dan Budaya Aceh, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Mahasiswa Seni Berkarya, Menggalang Dana, Peduli Bencana”.

Dalam agenda tersebut, mahasiswa menampilkan tiga pertunjukan teater, yakni “Kisah Cinta Hari Rabu” karya Anton Chekov (terjemahan Sapardi Djoko Damono), “Ayahku Pulang” karya Usmar Ismail, serta “Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi” karya Gusmel Riyadh yang merupakan adaptasi cerpen Seno Gumira Ajidharma. Pertunjukan berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari penonton.

Ketua Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan UBBG, Fitriani, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas penampilan mahasiswa. Ia menekankan bahwa nilai empati sosial dan kemanusiaan dapat diwujudkan melalui seni.

“Pentas seni ini tidak hanya menekankan pada capaian akademik dan artistik, tetapi juga menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap sesama. Mahasiswa belajar bahwa seni dapat menjadi media untuk berbagi dan membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar Fitriani.

Pelatih teater sekaligus dosen pengampu Mata Kuliah Teater, Beni Arona, S.E, menyebut kegiatan ini merupakan output dari MK Pertunjukan Teater. Ia menjelaskan, terdapat tiga dosen pengampu mata kuliah tersebut, yakni Fitriani, M.Pd, Nyak Vira Mailianti, M.Pd, dan Beni Arona, S.E. Menurutnya, mahasiswa menjalani latihan rutin selama lebih dari sebulan di halaman kampus.

Selain pementasan, kegiatan ini juga menjadi ajang penggalangan dana. Donasi dari penonton akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Aceh.

“Mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses kreatif, manajemen pertunjukan, hingga pelaksanaan malam amal. Ini menjadi pembelajaran nyata tentang kerja tim, tanggung jawab, dan bagaimana seni dapat berkontribusi untuk kemanusiaan,” ungkap Beni.

Kegiatan tersebut didukung oleh UPTD Taman Seni dan Budaya serta Habib Music.