BERITA TERKINI
Malam Puisi Festival Lentera “Harmoni Musim Semi” Hadirkan 21 Pertunjukan di Gia Lai

Malam Puisi Festival Lentera “Harmoni Musim Semi” Hadirkan 21 Pertunjukan di Gia Lai

Malam puisi Festival Lentera bertema “Harmoni Musim Semi” digelar dengan menghadirkan rangkaian pertunjukan yang memadukan puisi, musik, dan tari. Acara ini dihadiri para pemimpin dari Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Komite Partai Provinsi, Departemen Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, serta Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi. Hadir pula seniman dan pemain dari Teater Seni Tradisional Provinsi, Asosiasi Tari Gia Lai, berbagai klub seni, dan sejumlah besar pecinta puisi di provinsi tersebut.

Program menampilkan 21 pertunjukan yang dipersiapkan secara cermat, dengan tema-tema yang menonjolkan pujian kepada Partai, Presiden Ho Chi Minh, tanah air, negara, dan suasana musim semi. Pembukaan acara diawali pembacaan puisi Presiden Ho Chi Minh berjudul “Nguyen Tieu” (Festival Lentera), yang dibawakan oleh pecinta puisi Nhan Thi Hang Nga.

Sejumlah karya puisi turut ditampilkan, di antaranya “Kuda yang Lewat” (Yen Lan), “Musim Semi Sendiri” (Dao An Duyen), “Aroma Hutan yang Menggugah” (Phan Lan Huong), “Pikiran Baik” (Ngo Thanh Van), “Penjaga Api di Tengah Hujan” (Le Thu), “Penjaga Muda” (Lu Hong), dan “Di Sisi Lain Kota” (Thuan Anh).

Di sela pembacaan puisi, penonton juga disuguhi pertunjukan nyanyi dan tari seperti “Pemuda yang Berdedikasi pada Partai”, “Merayakan Kemakmuran Desa”, “Tarian Cahaya Bulan”, serta lagu-lagu “Musim Burung Walet Terbang” dan “Pleiku di Sore yang Berkabut”. Rangkaian ini membentuk sajian artistik yang beragam sepanjang acara.

Salah satu penampilan yang menjadi sorotan adalah puisi “Menara Cham” karya penyair sekaligus dramawan Van Trong Hung. Karya tersebut dibawakan oleh Seniman Berprestasi Phuong Nga dan menampilkan kedalaman budaya tradisional serta keberlanjutan nilai-nilai sejarah dari waktu ke waktu.

Acara ditutup dengan medley “Aspirasi untuk Kekuatan dan Kemakmuran - Jalan Baru di Depan” yang dibawakan sekelompok penyanyi dan aktor. Penutup ini menyampaikan pesan persatuan, keyakinan, dan aspirasi untuk membangun Gia Lai yang lebih makmur.

Secara keseluruhan, malam puisi Festival Lentera “Harmoni Musim Semi” menjadi ruang pertemuan bagi seniman dan pecinta puisi untuk berinteraksi sekaligus menghormati nilai-nilai puisi nasional, serta memperkaya kehidupan budaya dan spiritual masyarakat di provinsi tersebut.