BERITA TERKINI
Malam Sastra SBP ke-44 di SMAN 2 Mataram Angkat Tema Gen Z lewat Pertunjukan “Suara yang Dilarang”

Malam Sastra SBP ke-44 di SMAN 2 Mataram Angkat Tema Gen Z lewat Pertunjukan “Suara yang Dilarang”

Sanggar Budaya Pelangi (SBP) SMAN 2 Mataram kembali menggelar agenda tahunan Malam Sastra dalam rangka peringatan hari ulang tahun SBP ke-44. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Gen Z” dengan tajuk pertunjukan “Suara yang Dilarang”, yang menjadi ruang ekspresi bagi pelajar melalui sastra, teater, dan musik.

Pembina Sanggar Budaya Pelangi, Yulidar Annisa Fitri, S.Pd., mengatakan Malam Sastra merupakan hasil dari proses pembelajaran yang panjang dan membutuhkan ketekunan. Ia menegaskan pertunjukan yang ditampilkan bukan karya instan, melainkan buah dari latihan, pendalaman materi, serta kerja kolektif siswa yang tergabung dalam SBP.

Menurut Yulidar, melalui Malam Sastra, publik dapat menyaksikan langsung hasil proses tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap seni yang digarap pelajar. Ia menyampaikan hal itu saat hadir dalam siaran Sore Ceria Pro 2 FM RRI Mataram pada Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam pelaksanaannya, Malam Sastra melibatkan kolaborasi OSIS, Smanda Journalist Team, dan Sanggar Budaya Pelangi SMAN 2 Mataram. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi siswa untuk mengasah tanggung jawab, kerja sama, serta keberanian mengekspresikan gagasan melalui seni pertunjukan.

Wakil Ketua Sanggar Budaya Pelangi, Rania Maheswary, yang dipercaya menggarap musikalisi puisi, menilai tugas tersebut sebagai pengalaman baru yang berharga. Ia menyebut kepercayaan yang diberikan membuka ruang berekspresi sekaligus menjadi ajang belajar untuk mengembangkan kepekaan rasa, kreativitas, dan kemampuan bermusik dalam menghidupkan puisi di atas panggung.

Sementara itu, Anjani Dhiva A. yang mengoordinasikan bidang teater menyatakan akan memastikan seluruh penampil dapat tampil sebaik mungkin. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang matang dan kekompakan tim agar pesan yang dibawa pertunjukan dapat diterima penonton dengan baik.

Melalui penyelenggaraan Malam Sastra SBP ke-44, seluruh pihak berharap persiapan berjalan lancar hingga hari pementasan. Mereka juga berharap para pengisi acara dapat tampil dalam kondisi sehat, penuh semangat, dan menghadirkan penampilan terbaik sebagai wujud dedikasi generasi Z dalam merawat seni dan budaya.