Yogyakarta — MAN 1 Yogyakarta memulai hari pertama kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan dengan memfokuskan dua jam terakhir kegiatan belajar mengajar (KBM), yakni jam ke-9 dan 10, untuk tadarus dan tahsin Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti seluruh civitas akademika, baik murid maupun guru, dan mulai diselenggarakan pada Senin (23/2/2026).
Pelaksanaan tadarus dan tahsin dilakukan di masing-masing kelas, mulai dari kelas X, XI, hingga XII. Setiap kelas menjalankan kegiatan secara mandiri dengan pendampingan fasilitator kelas yang telah dijadwalkan. Suasana sekolah pun diwarnai lantunan bacaan Al-Qur’an yang disebut menjadi penyemangat tersendiri bagi murid selama mengikuti pembelajaran di bulan Ramadan.
Salah satu murid kelas XII G, Abdullah Rasheed Azka, menilai kegiatan tersebut bermanfaat. Ia mengatakan pada jam ke-9 hingga 10 murid dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan membaca serta mencoba memahami isi Al-Qur’an. Ia juga berharap kegiatan itu menjadi ladang pahala kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
Kepala Unit Keagamaan MAN 1 Yogyakarta, Muhammad Amin, S.Ag., M.A., menyampaikan ajakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas interaksi dengan Al-Qur’an selama Ramadan. Menurutnya, Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an dapat diisi dengan tadarus, yakni membaca, memahami isi Al-Qur’an, serta menghafalnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyebut kegiatan tadarus tersebut sebagai upaya membekali murid menjadi pribadi qur’ani. Ia berharap kebiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baik pada hari-hari berikutnya.

