Pemerintah kembali memasukkan pengembangan mobil nasional ke dalam agenda perencanaan pembangunan. Isu ini tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang sedang disusun sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Dalam penyusunan RKP 2027, pemerintah menetapkan 56 program prioritas yang dikelompokkan ke dalam delapan klaster utama. Untuk sektor otomotif dan transportasi, arah kebijakan difokuskan pada percepatan pengembangan kendaraan listrik, penerapan mandatori bahan bakar nabati, serta pengembangan mobil nasional.
Dengan penekanan tersebut, pemerintah menempatkan mobil nasional sebagai salah satu agenda yang berjalan seiring dengan transisi energi di sektor transportasi dan upaya memperluas penggunaan bahan bakar nabati.