BERITA TERKINI
Mono hingga Las Migas Dijadwalkan Tampil di Pekan Musik Internasional Hue 2026, Panggung Utama di Tepi Sungai Perfume

Mono hingga Las Migas Dijadwalkan Tampil di Pekan Musik Internasional Hue 2026, Panggung Utama di Tepi Sungai Perfume

Komite Rakyat Kota Hue mengumumkan penyelenggaraan Pekan Musik Internasional Hue 2026 yang akan berlangsung pada 13–18 Juni. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada sore 25 Mei, sekaligus memaparkan rangkaian kegiatan yang mencakup malam musik Trinh Cong Son.

Program ini menjadi bagian dari Festival Musim Panas Hue 2026, bersama sejumlah agenda lain seperti program “Istana Kekaisaran Mistik”, Pekan Ulang Tahun Buddha Hue 2026, Festival Makanan Vegetarian, serta Festival Lampion di Sungai Perfume.

Pekan Musik Internasional Hue 2026 disebut sebagai salah satu acara puncak yang menampilkan kolaborasi seniman dari Vietnam dan berbagai negara. Delapan kelompok seni tradisional dan kontemporer dijadwalkan hadir dari Vietnam, Prancis, Spanyol, Australia, Jepang, dan Korea Selatan.

Penonton akan disuguhi pertunjukan yang memadukan beragam unsur seperti tari, pop, flamenco, koreografi, dan mode. Sejumlah nama internasional yang diumumkan antara lain grup tari Hervé Koubi dan grup OJOS dari Prancis, grup flamenco Las Migas dari Spanyol, artis J-pop Kawanishi Natsuki dari Jepang, serta perwakilan Korea Selatan seperti K-Culture Friends in Chungnam, grup tari Park Sang-Yong Yung, dan grup Pungnyu Bongi.

Dari Vietnam, sejumlah musisi dan penyanyi yang disebut akan tampil selama sepekan di Hue antara lain Mono, Nguyen Dinh Tuan Dung, Vo Ha Tram, Bui Lan Huong, serta pemain saksofon Tran Manh Tuan.

Wakil Ketua Komite Rakyat Kota Hue, Tran Huu Thuy Giang, mengatakan panggung utama tahun ini dipilih di area Sungai Perfume, tepatnya di depan monumen Sekolah Tinggi Nasional Hue. Menurutnya, panggung berdesain terbuka itu ditujukan untuk masyarakat luas dan seluruh program musik disajikan secara gratis bagi warga dan wisatawan.

Menjawab pertanyaan terkait kontrak penampilan penyanyi seperti Mono dan Nguyen Dinh Tuan Dung, Wakil Direktur Pusat Konservasi Benteng Kuno Hue, Nguyen Phuoc Hai Trung, menyampaikan bahwa ia memiliki hubungan yang cukup istimewa dengan Mono. Ia menjelaskan bahwa dirinya pernah membantu tim Mono dalam penyusunan naskah video musik, dan setelah mendapat dukungan tersebut, Mono secara pribadi menawarkan diri tampil gratis di Hue.

“Mono mengatakan bahwa dia tidak pergi sendirian tetapi dengan seluruh tim termasuk penari, sutradara... dan semua biaya ditanggung oleh pihaknya. Hal yang sama berlaku untuk program Malam Musik Trinh Cong Son. Keluarga mendiang musisi juga meminta pertunjukan gratis di Hue dengan partisipasi banyak penyanyi terkenal seperti Vo Ha Tram, Duc Tuan, Tran Manh Tuan… Kami hanya menanggung sebagian biaya tiket pesawat, akomodasi, dan transportasi untuk para artis di Hue,” kata Trung.

Giang menambahkan, sebagian besar program dalam Pekan Musik Internasional Hue 2026 terselenggara melalui dukungan sosial, termasuk relasi dengan kedutaan besar dan keterlibatan seniman dalam negeri yang memiliki kedekatan dengan Hue. Ia menilai skema tersebut memperkuat posisi acara sebagai ajang pertukaran budaya dan seni, sekaligus langkah dalam membangun Hue sebagai kota festival yang khas di Vietnam.