Musik tanjidor kembali menggema di kawasan Sungai Jawi, Pontianak. Kehadiran bunyi khas dari perpaduan alat musik tiup dan perkusi itu menjadi penanda hidupnya kembali ruang-ruang ekspresi budaya di tengah kota.
Penampilan tanjidor di Sungai Jawi tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat ingatan kolektif tentang identitas Pontianak. Musik tradisi ini dikenal sebagai bagian dari warisan budaya yang tumbuh bersama dinamika masyarakat setempat.
Dengan kembali terdengarnya tanjidor di ruang publik, warga memperoleh kesempatan untuk menyaksikan dan mengenali tradisi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan sosial. Momentum ini sekaligus menunjukkan upaya menjaga keberlanjutan budaya lokal agar tetap hadir dan dikenal lintas generasi.