Sejumlah musisi Indonesia berhasil menorehkan capaian di Spotify dengan menembus chart global. Prestasi terbaru datang dari Idgitaf lewat lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan”, yang kembali menempatkan nama musisi Tanah Air dalam daftar lagu yang mendapat perhatian pendengar dunia.
Sebelumnya, Tulus disebut sebagai musisi pertama dari Indonesia yang berhasil masuk Global Chart Spotify, tiga tahun lalu. Lagu “Hati-Hati di Jalan” dari album Manusia tercatat pernah bertengger di posisi ke-45 Global Chart Spotify pada Maret 2022. Di Spotify, jumlah pendengar “Hati-Hati di Jalan” disebut berada di bawah “Monokrom”, masing-masing 474 juta dan 559 juta.
Meski “Monokrom” tidak sampai masuk chart global, lagu tersebut mencatat rekor lain di dalam negeri. “Monokrom” disebut sebagai lagu yang paling lama bertahan di tangga lagu Spotify Indonesia, yakni selama 2.660 hari.
Selain Tulus dan Idgitaf, Bernadya juga menorehkan pencapaian serupa pada 2024 dengan lebih dari satu lagu. Empat lagunya, yakni “Satu Bulan”, “Kata Mereka ini Berlebihan”, “Lama-Lama”, dan “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan”, kompak menembus chart Top 100 Global Spotify.
Di antara deretan lagu tersebut, “Satu Bulan” sempat mencapai peringkat ke-48 global pada 1 September 2024. Lagu ciptaan Bernadya yang diproduseri Randy Pandugo itu disebut telah didengarkan lebih dari 412 juta kali.

