BERITA TERKINI
Film "Ghost in the Cell" Karya Joko Anwar Masuk Seleksi Forum Berlinale 2026

Film "Ghost in the Cell" Karya Joko Anwar Masuk Seleksi Forum Berlinale 2026

Film terbaru garapan Joko Anwar berjudul Ghost in the Cell resmi terpilih dalam section Forum di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.

Joko Anwar menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya film tersebut, mengingat Forum dikenal memiliki kurasi yang menekankan bukan hanya kekuatan cerita, tetapi juga relevansi sosial dan politik dari negara asal film yang diseleksi. “Kami sangat bangga film Ghost in the Cell terpilih di section ini di Berlinale karena section ini dikenal sebagai section yang secara kuratorial selalu memilih film yang bukan sekadar mengandalkan cerita, tetapi juga relevansinya kuat dengan situasi sosial dan politik negara asal setiap film yang masuk seleksi ini,” kata Joko Anwar, dikutip dari ANTARA, Minggu (18/1/2026).

Berlinale Forum selama ini dikenal sebagai ruang kurasi bagi film-film dengan visi sinematik yang kuat, berani dalam bentuk, serta tajam dalam membaca realitas sosial dan politik. Terpilihnya Ghost in the Cell menempatkan film ini dalam tradisi Forum sebagai panggung untuk karya-karya yang mendorong batas sinema dan menawarkan perspektif yang tidak lazim.

Forum juga kerap dipandang sebagai ruang arthouse yang memberi tempat bagi film genre berkelas dan eksploratif. Selain menampilkan film-film eksperimental dan progresif, program ini disebut kerap menghadirkan karya-karya genre yang memiliki bobot sosial melalui program khusus.

Dalam catatan penyelenggaraan sebelumnya, beberapa film genre turut hadir di Forum melalui pemutaran khusus, di antaranya Exhuma (Pa-myo) (2024) karya Jang Jae-hyun dan Snowpiercer (Seolguk-yeolcha) (2014) karya Bong Joon-ho.

Ghost in the Cell berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang digambarkan dikuasai kekerasan dan ketidakadilan. Film ini memadukan horor dengan kritik sosial untuk mengungkap bagaimana sebuah sistem dapat melindungi kekuasaan, bahkan di tempat yang seharusnya menjadi ruang hukuman.